Firman & Hadis

Surah 17. Al Israa’ 14. “Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu.”
Pelajaran dari ayat ini adlah bahawa jangan kita harap orang lain dapat
menilai diri kita dengan tepat. kerana hanya kita yang tahu siapa kita.
Namun kita tidak akan dapat sekali kali menilai diri kita sekiranya
kita tidak membaca dan memahami kitabullah, agar kita mampu faham akan
kehendak Allah terhadap kita dan membandingkannya dengan kitab amalan
kita selama ini. Sila renungkan.


Surah
10. Yunus 36. Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan
saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk
mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka
kerjakan. >>>
Inilah permasalahan besar yang sedang
melanda Umat Islam hari ini. Semuanya berada dalam keadaan
sangka-sangka dan teka teki, tiada kefahaman yang jitu dan tepat, yang
mendalam tentang agama mereka sendiri. cukup sekadar mewakilkan segala
urusan kepada tok Imam dan Tok Lebai, yang akhirnya memberi ruang
kepada banyak pemesongan akidah dan hala tuju dalam urusan agama itu
sendiri… mengujudkan banyak aliran ajaran sesat akibat dari kejahilan
pengikut.


Surah10.
Yunus 57. Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran
dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit dalam dada dan
petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. >>>
Itulah
fungsi alquran, sebagai pelajaran yang mampu menyembuhkan segala
penyakit dalam hati yang menjadi punca kerosakan umat sejagat. Namun
mampukah alQuran membawa fungsi itu tanpa kita memahami apa yang di
baca… tanpa hidayah dan pelajaran dari bacaan itu…???


Surah 36. Yaasiin 17. Dan kewajiban kami tidak lain hanyalah menyampaikan (pelajaran dan hidayah) dengan jelas.” >>> Jangan harap kita akan dapat membimbing manusia dengan jelas dan tepat, jika kita sendiri masih dalam keadaan meraba-raba.


Surah
36. Yaasiin ayat70. Supaya dia memberi peringatan kepada orang-orang
yang hidup dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang
kafir. >>>
Di dalam surah Yaasin ini Allah
tekankan agar Alquran (termasuk surah Yaasin itu sendiri) di bacakan
kepada Orang yang Hidup, namun ayat yang sama itu juga kita langgar dan
ingkari dengan membacakannya kepada orang yang mati… Fikir fikirkan
lahhhh…


Surah 36.
Yaasiin ayat69. Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya dan bersyair
itu tidaklah layak baginya. Al Quran itu tidak lain hanyalah pelajaran
dan kitab yang memberi penerangan. >>>
Syair
ialah kaedah pembacaan Alquran yang hanya mementingkan lagu dan nada
sahaja, tanpa menghiraukan kepentingan pelajaran dari penjelasan ayat
yang di baca, agar ia boleh memperbetulkan kelalaian dan salah laku
manusia dalam kehidupan seharian. Allah tekankan larangan mensyairkan
Alquran ini di dalam surah yaasin, namun ayat yg melarang tabiat
mensyairkan alquran ini sendiri yang kita syairkan setiap
malam jumaat… membacanya beramai ramai tanpa memahami sepatah ayat
pun dari apa yang di baca… fikir fikirkanlah…


`Semua
amalan baik, yang tidak berdasarkan dari awal dengan bismillah
(berdasarkan kehendak dan dilakukan kerana allah) nescaya ia akan
tertolak
.’>>>Hadith Sohih


Aku
tinggalkan kepada mu dua wasiat (perintah dan urusan), barangsiapa
berpegang teguh kepada dua perkara ini (perintah dan wasiat ini),
dijamin tidak akan sesat (atau kebingungan) selama-lamanya. Iaitu KITAB
ALLAH (alquran) dan SUNNAH-SUNNAH RASULNYA (Hadith dan
Sunnah)..>>>
Hadith Sohih


Surah
2. Al Baqarah 121. Orang-orang yang telah Kami berikan Al Kitab
kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu
beriman (benar-benar yakin) kepadanya. Dan barangsiapa yang ingkar
kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi
.>>>
NOTA >>> : Sudah kah kita mampu membaca kitab suci kita dengan
bacaan yang sebenar?… mampu memahami dan mengambil pelajaran darinya?


Surah
2. Al Baqarah ayat214. Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk
syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya
orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan
kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan)
sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya:
“Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya
pertolongan Allah itu amat dekat
>>> NOTA
>>> : bolehkah kita mengharapkan syurga hanya sekadar mengucap
dua kalimah syahadah sekali atau beberapa kali seumur hidup? atau hanya
kerana kita di lahirkan dalam keluarga Islam dan tidak pernah perduli
untuk memahami dan melaksanakan usaha membangun dan pempertahankan
agama kita sendiri?…


Surah
3. Ali ‘Imran Ayat142. Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga,
padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu
dan belum nyata orang-orang yang sabar
>>> NOTA
>>> : bolehkah kita mengharapkan syurga hanya sekadar mengucap
dua kalimah syahadah sekali atau beberapa kali seumur hidup? atau
berjaya mengucap dua kalimah shadah sesaat sebelum mati?… atau hanya
kerana kita di lahirkan dalam keluarga Islam dan tidak pernah perduli
untuk memahami dan melaksanakan usaha membangun dan pempertahankan
agama kita sendiri?…


Surah
10. Yunus 36. Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan
saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk
mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka
kerjakan
>>> NOTA >>> : berapa ramaikah
di antara kita yang mengajarkan ilmu agama atas dasar ikut ikut, tanpa
ilmu di dada…? apa akan jadi jika semua umat Islam berada dalam
keadaan sangka-sangka belaka?


Surah
17. Al Israa’ 37. Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan
sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi
dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung
.


Surah
17. Al Israa’ 36. Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak
mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan
dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya


Surah
2. Al Baqarah 30. Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para
Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka
bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di
bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan
darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan
mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa
yang tidak kamu ketahui.”


Surah
17. Al Israa’ 18. Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi),
maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi
orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia
akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.


17.
Al Israa’ ayat 17. Dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami
binasakan. Dan cukuplah Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Melihat dosa
hamba-hamba-Nya.


Surah
13. Ar Ra’d 11. .. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu
kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.
Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak
ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi
mereka selain Dia.>
>> NOTA: >>> ALLAH
tidak akan merobah keadaan SATU KAUM, selama mereka tidak BERUSAHA
merobah sebab-sebab kemunduran mereka.


Surah
6. Al An’aam 116. Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di
muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah.
Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka
tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)..
>>>TELAH
KEMBALI KEADAAN DI MANA MANUSIA DALAM KEADAAN MERABA-RABA TENTANG
AGAMANYA SENDIRI, SETENGAHNYA BERLAGAK PANDAI PULA DAN MENARIK HATI
PENGIKUT YANG TIDAK TAHU KEMANA HALA TUJU… ALLAH MELARANG MENGIKUTI
MEREKA DAN IKUTILAH WAHYU/ALKITAB ..


Surah
6. Al An’aam AYAT 106. Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari
Tuhanmu; tidak ada Tuhan selain Dia; dan berpalinglah dari orang-orang
musyrik.


Surah
16. An Nahl ayat 78. Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam
keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran,
penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.
>>>
NOTA: Keislaman dengan ilmu… bukan dengan keturunan. Anak Nabi
sendiripun tidak menjamin keislaman, tanpa usha mencari ilmu (spt anak
Nabi Noh a.s.).>>> NOTA: Tiada apa yang kurang bagi setiap
individu yang dilahirkan di dunia, kerana semua dibekalkan dengan
pancaindera untuk mencari ilmu. Namun banyak manusia tidak mensyukuri
pancaindera dan cepat mengaku kalah sehingga seluruh kaum menjadi lemah.


Surah
10. Yunus 36. Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan
saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk
mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka
kerjakan. >>>
Inilah permasalahan besar yang sedang
melanda Umat Islam hari ini. Semuanya berada dalam keadaan
sangka-sangka dan teka teki, tiada kefahaman yang jitu dan tepat, yang
mendalam tentang agama mereka sendiri. cukup sekadar mewakilkan segala
urusan kepada tok Imam dan Tok Lebai, yang akhirnya memberi ruang
kepada banyak pemesongan akidah dan hala tuju dalam urusan agama itu
sendiri… mengujudkan banyak aliran ajaran sesat akibat dari kejahilan
pengikut.

Surah10.
Yunus 57. Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran
dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit dalam dada dan
petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. >>>
Itulah
fungsi alquran, sebagai pelajaran yang mampu menyembuhkan segala
penyakit dalam hati yang menjadi punca kerosakan umat sejagat. Namun
mampukah alQuran membawa fungsi itu tanpa kita memahami apa yang di
baca… tanpa hidayah dan pelajaran dari bacaan itu…???

Surah 36. Yaasiin 17. Dan kewajiban kami tidak lain hanyalah menyampaikan (pelajaran dan hidayah) dengan jelas.” >>> Jangan harap kita akan dapat membimbing manusia dengan jelas dan tepat, jika kita sendiri masih dalam keadaan meraba-raba.

Surah
36. Yaasiin ayat70. Supaya dia memberi peringatan kepada orang-orang
yang hidup dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang
kafir. >>>
Di dalam surah Yaasin ini Allah
tekankan agar Alquran (termasuk surah Yaasin itu sendiri) di bacakan
kepada Orang yang Hidup, namun ayat yang sama itu juga kita langgar dan
ingkari dengan membacakannya kepada orang yang mati… Fikir fikirkan
lahhhh…

Surah 36.
Yaasiin ayat69. Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya dan bersyair
itu tidaklah layak baginya. Al Quran itu tidak lain hanyalah pelajaran
dan kitab yang memberi penerangan. >>>
Syair
ialah kaedah pembacaan Alquran yang hanya mementingkan lagu dan nada
sahaja, tanpa menghiraukan kepentingan pelajaran dari penjelasan ayat
yang di baca, agar ia boleh memperbetulkan kelalaian dan salah laku
manusia dalam kehidupan seharian. Allah tekankan larangan mensyairkan
Alquran ini di dalam surah yaasin, namun ayat yg melarang tabiat
mensyairkan alquran ini sendiri yang kita syairkan setiap
malam jumaat… membacanya beramai ramai tanpa memahami sepatah ayat
pun dari apa yang di baca… fikir fikirkanlah…

`Semua
amalan baik, yang tidak berdasarkan dari awal dengan bismillah
(berdasarkan kehendak dan dilakukan kerana allah) nescaya ia akan
tertolak
.’>>>Hadith Sohih

Aku
tinggalkan kepada mu dua wasiat (perintah dan urusan), barangsiapa
berpegang teguh kepada dua perkara ini (perintah dan wasiat ini),
dijamin tidak akan sesat (atau kebingungan) selama-lamanya. Iaitu KITAB
ALLAH (alquran) dan SUNNAH-SUNNAH RASULNYA (Hadith dan
Sunnah)..>>>
Hadith Sohih

Surah
2. Al Baqarah 121. Orang-orang yang telah Kami berikan Al Kitab
kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu
beriman (benar-benar yakin) kepadanya. Dan barangsiapa yang ingkar
kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi
.>>>
NOTA >>> : Sudah kah kita mampu membaca kitab suci kita dengan
bacaan yang sebenar?… mampu memahami dan mengambil pelajaran darinya?

Surah
2. Al Baqarah ayat214. Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk
syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya
orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan
kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan)
sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya:
“Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya
pertolongan Allah itu amat dekat
>>> NOTA
>>> : bolehkah kita mengharapkan syurga hanya sekadar mengucap
dua kalimah syahadah sekali atau beberapa kali seumur hidup? atau hanya
kerana kita di lahirkan dalam keluarga Islam dan tidak pernah perduli
untuk memahami dan melaksanakan usaha membangun dan pempertahankan
agama kita sendiri?…

Surah
3. Ali ‘Imran Ayat142. Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga,
padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu
dan belum nyata orang-orang yang sabar
>>> NOTA
>>> : bolehkah kita mengharapkan syurga hanya sekadar mengucap
dua kalimah syahadah sekali atau beberapa kali seumur hidup? atau
berjaya mengucap dua kalimah shadah sesaat sebelum mati?… atau hanya
kerana kita di lahirkan dalam keluarga Islam dan tidak pernah perduli
untuk memahami dan melaksanakan usaha membangun dan pempertahankan
agama kita sendiri?…

Surah
10. Yunus 36. Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan
saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk
mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka
kerjakan
>>> NOTA >>> : berapa ramaikah
di antara kita yang mengajarkan ilmu agama atas dasar ikut ikut, tanpa
ilmu di dada…? apa akan jadi jika semua umat Islam berada dalam
keadaan sangka-sangka belaka?

Surah
17. Al Israa’ 37. Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan
sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi
dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung
.

Surah
17. Al Israa’ 36. Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak
mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan
dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya

Surah
2. Al Baqarah 30. Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para
Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka
bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di
bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan
darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan
mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa
yang tidak kamu ketahui.”

Surah
17. Al Israa’ 18. Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi),
maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi
orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia
akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.

17.
Al Israa’ ayat 17. Dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami
binasakan. Dan cukuplah Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Melihat dosa
hamba-hamba-Nya.

Surah
13. Ar Ra’d 11. .. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu
kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.
Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak
ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi
mereka selain Dia.>
>> NOTA: >>> ALLAH
tidak akan merobah keadaan SATU KAUM, selama mereka tidak BERUSAHA
merobah sebab-sebab kemunduran mereka.

Surah
6. Al An’aam 116. Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di
muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah.
Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka
tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)..
>>>TELAH
KEMBALI KEADAAN DI MANA MANUSIA DALAM KEADAAN MERABA-RABA TENTANG
AGAMANYA SENDIRI, SETENGAHNYA BERLAGAK PANDAI PULA DAN MENARIK HATI
PENGIKUT YANG TIDAK TAHU KEMANA HALA TUJU… ALLAH MELARANG MENGIKUTI
MEREKA DAN IKUTILAH WAHYU/ALKITAB ..

Surah
6. Al An’aam AYAT 106. Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari
Tuhanmu; tidak ada Tuhan selain Dia; dan berpalinglah dari orang-orang
musyrik.

Surah
16. An Nahl ayat 78. Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam
keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran,
penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.
>>>
NOTA: Keislaman dengan ilmu… bukan dengan keturunan. Anak Nabi
sendiripun tidak menjamin keislaman, tanpa usha mencari ilmu (spt anak
Nabi Noh a.s.).>>> NOTA: Tiada apa yang kurang bagi setiap
individu yang dilahirkan di dunia, kerana semua dibekalkan dengan
pancaindera untuk mencari ilmu. Namun banyak manusia tidak mensyukuri
pancaindera dan cepat mengaku kalah sehingga seluruh kaum menjadi
lemah.




>

Login






Lost password?

Calendar

September 2010
M T W T F S S
« Jun    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Categories


Recent Posts


Recent Comments


Archives


Blogroll


StatPress

Visits today: 118

  • Log in
  • Valid XHTML
  • XFN
  • WordPress