Category Archives: Alquran – Berkaitan

image_pdf

JIKA TIDAK DARI ALLAH PASTI BANYAK KONFLIK

KISAH JUTAWAN YANG MENFAKIRKAN DIRI

JUTAWAN INI SERAHKAN SELURUH KEKAYAANNYA UNTUK BUKA RUMAH KEBAJIKAN YANG TIDAK MEMINTA DERMA. SELEPAS 11 TAHUN ANAK-ANAK YATIM JAGAANNYA MENJUMPAI KERATAN AKHBAR INI DAN….

 

KERAK NERAKA & DOSA MUNAFIK YANG TIDAK TERAMPUN

KERAK NERAKA & DOSA MUNAFIK YANG TIDAK TERAMPUN

Pendirian degil dan keras kepala amat memanaskan suasana di akhir zaman ini. Ciri togho atau melampaui batas ini terlihat di mana-mana. Kejujuran dalam menilai baik buruk suatu perkara, samada yang terkait dengan diri sendiri mahupun pihak lain sukar sekali ditemui.

Sifat assobiyah dan kemunafikan terlalu berleluasa.

Yang marah dan membenci pihak lain sering bersifat satu hala. Kerana kebencian itu maka kebaikannya juga dihapus kira. Yang menyokong satu pihak juga begitu. Kerana sokongan itu, maka keburukan pihak yang disokong juga kita buat-buat tidak tahu.

Lebih parah lagi melihat habit berbuat salah dengan sengaja. Ditambah pula dengan habit keras kepala dan menebalkan muka. Sukar sekali mencari pesalah yang sanggup mengaku dirinya berdosa dan memohon maaf dengan sukarela. Lisan suka memutar belit apabila berkata-kata.

Kita lupa bahawa kebenaran yang hak tetap akan terangkat juga biar apa usaha untuk menghalangnya. Kita juga lupa bahawa kebatilan akan musnah juga biar sehebat mana kita cuba menutupinya.

Sesungguhnya munafik itu berada di kerak api neraka. (QS 4: 144-145). SEGERALAH BERTAUBAT DAN BUATLAH ISLAH (Ayat 146)

Sesungguhnya Allah itu bersifat pengampun terhadap hambanya yang ikhlas memohon ampun dan bertaubat DENGAN SEGERA. Namun ada masanya di mana tidak diterima keampunan dari kita jika kita asyik mengulang-ulangi kesalahan yang sama dengan sengaja. (QS, 4: 17-18)

Begitu juga sifat manusia yang sentiasa menzikirkan “ASMA’ULHUSNA”, Nama-nama Allah Yang Maha Mulia. Mereka juga akan bersifat pengampun terhadap saudaranya kerana mereka itu mengikuti perintah penciptanya.

Namun jangan lupa bahawa manusia juga akan berkeras untuk tidak lagi mahu memaafkan kita jika keterlaluan dan mengulang-ulangi kejahatan kita terhadap mereka. Ketika itu mereka juga akan bersifat keras terhadap kita. Itulah sunnah yang telah ditunjukkan Rasullullah SAW ikutan kita. (QS: 48/29)

Akhirnya, kita yang mempermain-mainkan sifat pengampunnya Allah, melengah-lengahkan taubat tetap akan menjadi pendosa yang terhina. Ini kerana Allah tidak akan menerima taubat mereka yang mengulangi dosa dengan sengaja (QS:4/18).

Pada masa yang sama, sikap begini juga boleh membuatkan manusia sukar mengampuni kita dan kekal membenci serta memarahi kita.

Oleh itu, jika Allah masih sudi menerima taubat kita sekalipun, kita akan masih kekal ke neraka apabila tidak terampun dosa kita terhadap manusia.

Tidak perlu bersangka-sangka untuk terhina di akhirat sana kerana penghinaan dosa terhadap manusia sebegini JELAS AKAN MENYIKSA KITA KETIKA MASIH DI DUNIA. Hanya orang yang hati kering dan tebal muka sahaja sanggup menanggungnya.

WARGA PRIHATIN

Warga Prihatin's photo.

Perintah Allah dan Wasiat salafush shålih untuk meninggalkan debat

00 perlantikan pemimpinhttp://prihatin.net.my/blog/2014/01/28/budaya-debat-menghapuskan-cara-hidup-islam/

Mutakhir ini budaya debat sudah menjadi kelaziman yang memualkan dan menyakitkan hati. Masing-masing cabar-mencabar untuk menunjukkan kepandaian dan memperlekehkan pihak lain. Padahal telah Allah jelaskan bahawa budaya debat akan melemahkan kita. Berikut adalah beberapa di antara FirmanNya,

QS: 2. Al Baqarah 139. Katakanlah: “Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah Tuhan kami dan Tuhan kamu; bagi kami amalan kami, dan bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati“,

 

QS: 2. Al Baqarah 176. “Yang demikian itu adalah karena Allah telah menurunkan Al Kitab dengan membawa kebenaran; dan sesungguhnya orang-orang yang berselisih tentang Al Kitab itu, benar-benar dalam penyimpangan yang jauh”.

 

QS: 2 Al-Baqarah: 204-205 Dan di antara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allah isi hatinya, padahal ia adalah penantang yang paling keras. Dan apabila ia berpaling (darimu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanaman-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan,”

 

QS: 3. Ali ‘Imran 20. “Kemudian jika mereka mendebat kamu maka katakanlah: “Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan orang-orang yang mengikutiku.” Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi, “Apakah kamu masuk Islam.” Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya”.

 

QS: 4. An Nisaa’ 107. Dan janganlah kamu mendebat orang-orang yang mengkhianati dirinya. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang selalu berkhianat lagi bergelimang dosa,

 

QS: 4. An Nisaa’109. Beginilah kamu, kamu sekalian adalah orang-orang yang berdebat untuk mereka dalam kehidupan dunia ini. Maka siapakah yang akan mendebat Allah untuk mereka pada hari kiamat? Atau siapakah yang menjadi pelindung mereka ?

 

QS: 7. Al A’raaf 71. Ia berkata: “Sungguh sudah pasti kamu akan ditimpa azab dan kemarahan dari Tuhanmu.” Apakah kamu sekalian hendak berbantah dengan aku tentang nama-nama  yang kamu beserta nenek moyangmu menamakannya, padahal Allah sekali-kali tidak menurunkan hujjah untuk itu? Maka tunggulah sesungguhnya aku juga termasuk orang yamg menunggu bersama kamu.”

 

QS: 8. Al Anfaal 46. “Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar“.

 

QS: 11. Huud 76. “Hai Ibrahim, tinggalkanlah soal jawab ini, sesungguhnya telah datang ketetapan Tuhanmu, dan sesungguhnya mereka itu akan didatangi azab yang tidak dapat ditolak”.

 

QS: 16. An Nahl 125. “Serulah kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk“.

 

QS: 18. Al Kahfi 22. “… Katakanlah: “Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka; tidak ada orang yang mengetahui kecuali sedikit.” Karena itu janganlah kamu  bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran lahir saja dan jangan kamu menanyakan tentang mereka  kepada seorangpun di antara mereka.”

 

QS: 18. Al Kahfi 54. “Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al Quran ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah.”

 

QS: 19 Maryam: 97 Maka sesungguhnya, telah kami mudahkan Al-Qur’an itu dengan bahasamu, agar kamu dapat memberi kabar gembira dengan Al-Qur’an itu kepada orang-orang yang bertakwa, dan agar kamu memberi peringatan dengannya kepada kaum yang membangkang,”

 

QS: 22. Al Hajj 8. “Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya”

 

QS: 29. Al ‘Ankabuut 46. Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka, dan katakanlah: “Kami telah beriman kepada yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri.”

 

QS: 40. Al Mu’min 4. Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah, kecuali orang-orang yang kafir. Karena itu janganlah pulang balik mereka dengan bebas dari suatu kota ke kota yang lain memperdayakan kamu.”

 

QS: 43 Az-Zukhruf : 58 Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar,”

 

Rasulullah SAW pula telah mewasiatkan larangan berdebat ini dalam banyak sekali hadis sohih dan wasiat yang sama banyak dinukilkan oleh para ulama’ muktabar sebelum ini.

1. Nabi Muhammad shållallåhu ‘alayhi wa sallam

Aku akan menjamin sebuah rumah di dasar surga bagi orang yang meninggalkan debat meskipun dia berada dalam pihak yang benar.

Dan aku menjamin sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta meskipun dalam keadaan bercanda. Dan aku akan menjamin sebuah rumah di bagian teratas surga bagi orang yang membaguskan akhlaknya.”

(HR. Abu Dawud dalam Kitab al-Adab, hadits no 4167. Dihasankan oleh al-Albani dalam as-Shahihah [273] as-Syamilah)

2. Nabi Sulaiman ‘alaihissalam

Nabi Sulaiman ‘alaihissalam berkata kepada putranya:

“Tinggalkanlah mira’ (jidal, mendebat karena ragu-ragu dan menentang) itu, karena manfaatnya sedikit. Dan ia membangkitkan permusuhan di antara orang-orang yang bersaudara.”

[Ad-Darimi: 309, al Baihaqi, Syu’abul Iman: 1897]

3. Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhumaa

“Cukuplah engkau sebagai orang zalim bila engkau selalu mendebat. Dan cukuplah dosamu jika kamu selalu menentang, dan cukuplah dosamu bila kamu selalu berbicara dengan selain zikir kepada Allah.”

[al-Fakihi dalam Akhbar Makkah]

4. Abud Darda radhiyallahu ‘anhu

“Engkau tidak menjadi alim sehingga engkau belajar, dan engkau tidak disebut mengerti ilmu sampai engkau mengamalkannya. Cukuplah dosamu bila kamu selalu mendebat, dan cukuplah dosamu bila kamu selalu menentang. Cukuplah dustamu bila kamu selalu berbicara bukan dalam dzikir tentang Allah.”

[Darimi: 299]

5. Muslim Ibn Yasar rahimahullah

“Jauhilah perdebatan, karena ia adalah saat bodohnya seorang alim, di dalamnya setan menginginkan ketergelincirannya.”

[Ibnu Baththah, al-Ibanah al-Kubra; Darimi: 404]

6. Hasan Bashri rahimahullah

Ada orang datang kepada Hasan Bashri rahimahullah lalu berkata,

“Wahai Abu Sa’id kemarilah, agar aku bisa mendebatmu dalam agama!”

Maka Hasan Bashri rahimahullah berkata:

“Adapun aku maka aku telah memahami agamaku, jika engkau telah menyesatkan (menyia-nyiakan) agamamu maka carilah.”

[Ibnu Baththah, al-Ibanah al-Kubra: 588]

7. Umar ibn Abdul Aziz rahimahullah

“Barangsiapa menjadikan agamanya sebagai sasaran untuk perdebatan maka ia akan banyak berpindah-pindah (agama).”

[Ibnu Baththah, al-Ibanah al-Kubra: 565]

8. Abdul Karim al-Jazari rahimahulah

“Seorang yang wira’i tidak akan pernah mendebat sama sekali.”

[Ibnu Baththah, al-Ibanah al-Kubra: 636; Baihaqi dalam Syu’ab: 8249]

(1-Wira’i artinya orang yang sangat menjaga diri dari hal-hal yang syubhat dan membatasi diri dari yang mubah)

9. Ja’far ibn Muhammad rahimahullah

“Jauhilah oleh kalian pertengkaran dalam agama, karena ia menyibukkan (mengacaukan) hati dan mewariskan kemunafikan.”

[Baihaqi dalam Syu’ab: 8249]

10. Mu’awwiyah ibn Qurrah rahimahullah

“Dulu dikatakan: pertikaian dalam agama itu melebur amal.”

[Ibnu Baththah, al-Ibanah al-Kubra: 562]

11. al Auza’i rahimahullah

“Jika Allah menghendaki keburukan pada suatu kaum maka Allah menetapkan jidal pada diri mereka dan menghalangi mereka dari amal.”

[Siyar al-A’lam 16/104; Tadzkiratul Huffazh: 3/924; Tarikh Dimsyq: 35/202]

12. Imran al-Qashir rahimahullah

“Jauhi oleh kalian perdebatan dan permusuhan, jauhi oleh kalian orang-orang yang mengatakan: Bagaimana menurutmu, bagaimana pendapatmu.”

[Ibnu Baththah, al-Ibanah al-Kubra: 639]

13. Muhammad ibn Ali ibn Husain rahimahullah

“Pertikaian (perdebatan) itu menghapuskan agama dan menumbuhkan permusuhan di hati orang-orang.”

[al-Adab al-Syar’iyyah: 1/23]

14. Abdullah ibn Hasan ibn Husain rahimahullah

Dikatakan kepada Abdullah ibn al Hasan ibn al Husain rahimahullah,

“Apa pendapatmu tentang perdebatan (mira’)?”

Dia menjawab:

“Merusak persahabatan yang lama dan mengurai ikatan yang kuat. Minimal ia akan menjadi sarana untuk menang-menangan itu adalah sebab pemutus talit silaturrahim yang paling kuat.”

[Tarikh Dimasyq: 27-380]

15. Bilal ibn Sa’d rahimahullah (kedudukannya di Syam sama dengan Hasan Bashri di Bashrah)

“Jika kamu melihat seseorang terus-terusan menentang dan mendebat maka sempurnalah kerugiannya.”

[al-Adab al-Syar’iyyah: 1/23]

16. Wahab ibnu Munabbih rahimahullah

“Tinggalkanlah jidal dari perkaramu, karena ia tidak akan dapat mengalahkan salah satu dari dua orang: seseorang yang lebih alim darimu, bagaimana engkau memusuhi dan mendebat orang yang lebih alim darimu? Dan seseorang yang engkau lebih alim daripadanya, bagaimana engkau memusuhi orang yang engkau lebih alim daripadanya dan ia tidak mentaatimu? Maka tinggalkanlah itu.”

[Tahdzibul Kamal: 31/148; Siyarul A’lam: 4/549; Tarikh Dimasyq: 63/388]

17. Malik ibnu Anas rahimahullah

Ma’n rahimahullah berkata:

“Pada suatu hari Imam Malik ibn Anas berangkat ke masjid sambil berpegangan pada tangan saya, lalu beliau dikejar oleh seseorang yang dipanggil dengan Abu al-Juwairah yang dituduh memiliki Aqidah Murji’ah.”

Dia berkata:

‘Wahai Abu Abdillah dengarkanlah dariku sesuatu yang ingin saya kabarkan kepada anda, saya ingin mendebat anda dan memberi tahu anda tentang pendapatku.’

Imam Malik berkata,

‘Hati-hati, jangan sampai aku bersaksi atasmu.’

Dia berkata,

‘Demi Allah, saya tidak menginginkan kecuali kebenaran. Dengarlah, jika memang benar maka ucapkan.’

Imam Malik bertanya,

‘Jika engkau mengalahkan aku?’

Dia menjawab,

‘Maka ikutlah aku!’

Imam Malik bertanya lagi,

‘Kalau aku mengalahkanmu?’

Dia menjawab,

‘Aku mengikutimu?’

Imam Malik bertanya,

‘Jika datang orang ketiga lalu kita ajak bicara dan kita dikalahkannya?’

Dia berkata,

‘Ya kita ikuti dia.’

Imam Malik rahimahullah berkata:

“Hai Abdullah, Allah azza wa jalla telah mengutus Muhammad dengan satu agama, aku lihat engkau banyak berpindah-pindah (agama), padahal Umar ibnu Abdil Aziz telah berkata, “Barangsiapa menjadikan agamanya sebagai sasaran untuk perdebatan maka dia akan banyak berpindah-pindah”.”

Imam Malik rahimahullah berkata:

”Jidal dalam agama itu bukan apa-apa pun (tidak ada nilainya sama sekali).”

Imam Malik rahimahullah berkata:

“Percekcokan dan perdebatan dalam ilmu itu menghilangkan cahaya ilmu dari hari seorang hamba.”

Imam Malik rahimahullah berkata:

“Sesungguhnya jidal itu mengeraskan hati dan menimbulkan kebencian.”

Imam Malik rahimahullah pernah ditanya tentang seseorang yang memiliki ilmu sunnah, apakah ia boleh berdebat membela sunnah? Dia menjawab,

”Tidak, tetapi cukup memberitahukan tentang sunnah.”

(Tartibul Madarik wa Taqribul Masalik, Qadhi Iyadh: 1/51; Siyarul A’lam: 8/106; al-Ajjurri dalam al-Syari’ah, hal.62-65)

18. Muhammad ibn Idris as-Syafi’I rahimahullah

“Percekcokan dalam agama itu mengeraskan hati dan menanamkan kedengkian yang sangat.”

[Thobaqat Syafiiyyah 1/7, Siyar, 10/28]

19. Ahmad bin Hambal rahimahullah

Imam Ahmad rahimahullah pernah ditanya oleh seseorang,

“Saya ada di sebuah majlis lalu disebutlah di dalamnya sunnah yang tidak diketahui kecuali oleh saya, apakah saya mengatakan?”

Dia menjawab:

“Beritakanlah sunnah itu, dan janganlah mendebat karenanya!”

Orang itu mengulangi pertanyaannya, maka Imam Ahmad rahimahullah berkata:

“Aku tidak melihatmu kecuali seorang yang mendebat.”

[al-Adab as-Syar’iyyah: 1/358, dalam bab menyebar sunnah dengan ucapan dan perbuatan tanpa perdebatan dan kekerasan; al-Bashirah fid-Da’wah Ilallah: 57]

20. Shafwan ibn Muhammad al-Mazini rahimahullah

Saat Shafwan rahimahullah melihat para pemuda berdebat di Masjid Jami’ maka ia mengibaskan tangannya sambil berkata:

“Kalian adalah jarab, kalian adalah jarab.”

[Ibnu Battah: 597]

(Jarab = Sejenis penyakit kulit)

Dahulu dikatakan:

“Janganlah engkau mendebat orang yang santun dan orang yang bodoh; orang yang santun mengalahkanmu, sedang orang yang bodoh menyakitimu.”

[Al-Adab al-Syar’iyyah: 1/23]

Sumber: alqiyamah


Wasiat asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab bin Ali al-Yamani al-Wushobi al-AbdaliWahai Penuntut ilmu, jika kamu membuka pintu debat bersama temanmu maka sungguh kamu telah membuka pintu penyakit fitnah buat dirimu. Apabila seseorang penuntut ilmu tidak menjauhkan diri darinya tentu akan mendapatkan marabahaya.

Rasulullah shållallåhu ‘alayhi wa sallam bersabda :

ما ضل قوم بعد هدى كا نوا عليه إلاأوتواالجدال : ثم قرأ : ماضربوه لك إلاجد لا بل هم قوم خصمون – رواه الترمذي عن أبي أمامة الباهلي –

 

ِArtinya : “Tidaklah sesat suatu kaum setelah mereka mendapatkan petunjuk kecuali Allah berikan kepada mereka ilmu debat. Kemudian beliau membaca : mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar.”

(HR Tirmidzi dari Abu Umamah al Bahily)

Saya masih teringat seorang teman ketika awal belajar di Madinah, mungkin kurang lebih dua puluh empat atau dua puluh lima tahun yang silam, dia terkenal banyak berdebat. Terkadang dia mulai berdebat dari setelah Isya’ sampai akhir malam. Ternyata pada akhirnya dia mendapatkan kegagalan, tidak menjaga waktu, tidak beristighfar, bertasbih, bertahlil, bangun malam, dan tidak melaksanakan bimbingan Rasulullah shållallåhu ‘alayhi wa sallam.

Rasulullah shållallåhu ‘alayhi wa sallam bukanlah pendebat. Tatkala Rasulullah shållallåhu ‘alayhi wa sallam pergi kerumah Fatimah dan Ali ketika beliau ingin membangunkan keduanya untuk sholat malam, beliau mengetuk pintu dan berkata :

”Tidaklah kalian bangun untuk melaksanakan sholat?”

‘Ali mengatakan :

”Sesungguhnya jiwa kami di Tangan Allah, Dia membangunkan sesuai kehendak-Nya.”

Lalu Baginda SAW balik sambil memukul pahanya dan berkata :

وَكَانَ الإنْسَانُ أَكْثَرَ شَيْءٍ جَدَلا

” Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak mendebat/membantah.”

(QS Al Kahfi :54 )

Rasulullah tidak mendebat Ali dan beliau menganggap bahwa apa yang dijawab Ali termasuk dari jidal (debat) dengan berdalilkan firman Allah :

وَكَانَ الإنْسَانُ أَكْثَرَ شَيْءٍ جَدَلا

” Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak mendebat/membantah.”

(QS Al Kahfi :54 )

Wahai penuntut ilmu jauhilah dari perdebatan, karena hal yang demikian itu menyebabkan kemurkaan dan kebencian di dalam hati. Katakan kepada temanmu apa yang kamu ketahui, kalau temanmu mengatakan tidak, kembalikanlah permasalahannya kepada Syaikhmu, dan sekali lagi menjauhlah kamu dari perdebatan, Rasulullah bersabda :

إذااختلفتم قي القران فقوموا – متفق عليه

“Apabila kalian berselisih di dalam Al Qur’an maka tinggalkan tempat tempat itu.”

(Muttafaqun Alaihi)

Apabila terjadi disuatu majlis perdebatan, satu menyatakan demikian yang lain menyatakan demikian, maka dengarkan sabda Rasulullah diatas dan janganlah kalian duduk ditempat itu dan jangan mencoba untuk membuka perdebatan. Berhati-hatilah kamu dari debat dan peliharalah waktumu, insya Allah kamu akan saling mencintai dan saling menyayangi.

[Disalin oleh Abu Aufa dari buku عشرون النصيحة الطالب العلم و الد ا عي إلى الله yang sudah diterjemahkan kedalam bahasa Melayu dengan judul ” 20 Mutiara Indah bagi penuntut Ilmu dan Da’i Ilallah“]

Maksud perkataan ‘ulama diatas

Syaikhul Islam berkata, “Jadi, yang dimaksud larangan para salaf dalam berdebat adalah yang dilakukan oleh

– orang yang tidak memenuhi syarat untuk melakukan perdebatan (kurang ilmu dan lain-lain)

– atau perdebatan yang tidak mendatangkan kemaslahatan yang pasti;

– berdebat dengan orang yang tidak menginginkan kebenaran,

– serta berdebat untuk saling unjuk kebolehan dan saling mengalahkan yang berujung dengan ujub (bangga diri) dan kesombongan.

“Ya Allah jauhkanlah kami dari jidal, dan anugerahkan pada kami istiqomah. Janganlah Engkau simpangkan hati kami setelah engkau memberi hidayah pada kami. Aamiin.”


SYAHID TGNA YANG MENGHIDUPKAN JIWA

00 tgna malikat

SYAHID TGNA YANG MENGHIDUPKAN JIWA

Semalam adalah hari dukacita bukan sahaja bagi umat Islam, malah kebanyakan rakyat berbilang bangsa dan agama di Malaysia dan dunia. Murabbi ummah Allayarham Tuan Guru Nik Aziz bin Nik Mat telah selamat disemadikan. Jenazah diiringi puluhan atau mungkin ratusan ribu lautan manusia yang berhimpun bukan atas tiket politik mahupun keperluan protokol dalam jawatan awam.

TGNA hanya bekas Menteri Besar yang sudah tiada kuasa di tangan. Tetapi, kematiannya menjadikan seluruh saluran televisyen berkabung memberi penghormatan. Di corong radio kebanyakannya mengalunkan bacaan Al-Quran. Malah ada yang menyiarkan upacara pengkebumian secara langsung. Newsfeed media sosial juga dibanjiri dengan status penghormatan kepada TGNA.

Media Prima melalui TV3 yang menyiarkan siaran ulangan rancangan hiburan sewaktu upacara pengkebumian berlangsung ditegur banyak pihak kerana mereka seperti tidak cakna akan kematian ini. Alhamdulillah setelah ditegur, TV3 segera menyiarkan selingan bacaan ayat suci alquran.

Di samping itu, kita dukacita kerana masih ramai keyboard warrior yang meneruskan cercaan terhadap TGNA di saat yang lain merendah diri dan bersedih dengan pemergian tokoh agama itu. Antaranya termasuk status dari Ibrahim Ali yang mengguris jutaan hati yang menyayangi TGNA.

MATI SYAHIDKAH TGNA?

Ini merupakan persoalan utama yang ditanyakan oleh anak-anak apabila melihat tingginya aura kesedihan dan besarnya penghormatan yang diberikan.

Jika dilihat akan terminologi SYAHID itu sendiri bermaksud PENYAKSIAN. Berapa juta rakyat Malaysia yang mengikuti perkembangan kematian TGNA? Berapa ramai yang berusaha hadir untuk memberi penghormatan dan mengiringi jenazah ke pusara? Berapa ramai pula yang mengikutinya melalui siaran langsung mahupun rakaman, lapuran media sosial dan akhbar?

Bagi kami, ini adalah satu contoh MATI SYAHID, iaitu kematian yang ingin sekali disaksikan oleh begitu ramai manusia. Untuk apakah begitu ramai manusia beria-ia hadirkan diri, datang dari jauh dan dekat atau mengikuti melalui media untuk menyaksikannya? Itulah nilai JIHAD TGNA yang istiqomah dan selama ini disaksikan oleh manusia sewaktu hayatnya.

Kebetulan kematian TGNA berlaku pada hari Jumaat, penghulu segala hari. Umat Islam memang bercuti atau akan meninggalkan urusan jualbeli untuk berhimpun pada hari itu. Ramainya jumlah yang memberikan penghormatan sahaja sudah jadi satu tanda bahawa mereka redha dan bersedih hati dengan pemergian insan ini. Tidak mungkin mereka yang sanggup hadir itu tidak sanggup memaafkan TGNA. Maka kemaafan dari lautan manusia itu akan InsyaAllah disertai juga dengan keampunan Allah yang sememangnya MAHA PENGAMPUN.

PERSEMADIAN YANG DIIRINGI RIBUAN MALAIKAT?

Anak-anak juga bertanya adakah kematian itu diiringi dan diuruskan oleh ribuan malaikat sebagaimana ramainya lautan manusia? Secara mudahnya, Allah memang sentiasa utuskan malaikat untuk mencatat amal manusia. Sudah tentu ada 2 kali ganda malaikat bersama lautan manusia itu. Namun, kami jelaskan juga secara analogi dan sains sosialnya.

Syaitan dan malaikat itu adalah dua makhluk halus yang dikatakan tidak nampak secara fizikalnya. Namun dalam banyak ayat, Allah katakan bahawa SYAITAN ITU MUSUH YANG NYATA BAGIMU (QS:2/208). Ia mudah dikenali melalui tabiatnya, iaitu ingkar dan degil. Kepala batu itu yang asyik mencetuskan API (analogi kepada perbalahan dan kemarahan). Itulah NERAKA yang terhasil dari tabiat ingkar syaitan yang dijadikan dari API. Syaitan juga Allah katakan dari kalangan jin dan manusia yang suka membisikkan kejahatan ke dada manusia lain (QS:114, ANNAS).

Sebaliknya Allah jelaskan juga ciri malaikat yang dijadikan dari CAHAYA (analogi kepada petunjuk/ilmu) dan sentiasa pula tunduk patuh kepada Allah. Malaikat juga dikatakan tidak makan dan minum. Secara tersirat, ciri malaikat itu sentiasa berilmu, patuh dan tiada kepentingan diri dalam sebarang kerjabuatnya.

Sekian ramai manusia yang bersusah payah datang dari jauh dan dekat membanjiri Pulau Melaka itu ternyata adalah bukan atas urusan protokol kerana TGNA bukan lagi seorang MB. Bukan juga untuk melobi kerana TGNA tiada lagi kuasa. Bukan juga kerana wang ringgit atau dibayar untuk hadir kerana TGNA tidak tinggalkan harta berjuta.

Mereka yang hadir adalah manusia yang membawa ciri malaikat. Datang untuk mengiringi persemadian syuhada TGNA tanpa kepentingan peribadi. Kebanyakan mereka hadir kerana menghargai ilmu agama yang ditabur TGNA, termasuklah himpunan jemaah alumni anak didik beliau sekian lama. Inilah nilai ilmu yang bermanfaat sebagai tiket ke syurga.

KEMATIAN YANG MENYATUKAN & MENGHIDUPKAN

Semalam, seluruh Malaysia bersatu mengenang jasa seorang insan zuhud, tanpa mengira fahaman politik atau agama bangsa lagi. Baik yang Cina, India, Melayu atau yang lain-lain semuanya memberi penghormatan terakhir kepada jenazah TGNA. YAB PM, Datuk Seri Mohd Najib bin Tun Abdul Razak sendiri juga turut hadir, malah menghentikan ucapan beliau di dalam sebuah majlis pada malamnya bagi memberikan penghormatan sebaik sahaja menerima berita.

Sesungguhnya pemergian itu telah menyatukan kita semua dengan melucutkan label-label parti dan tanpa mengira bendera. Semuanya bersatu untuk menghormati kematian seorang pemimpin yang sangat disegani oleh lawan dan dihormati kawan. Benarlah kata Allah “Jangan kamu sangka syuhadak itu mati, sebenarnya mereka terus hidup” QS:3/169.

Datuk Seri Haji Hadi Awang antara yang kelihatan paling sugul. Beliau diberitakan hampir rebah sebaik sahaja tiba di Pulau Melaka. Apa tidaknya, sisa juang warga lama di dalam PAS kini kehilangan sayap kanannya. Maka beliau seperti burung kepatahan sebelah sayap. Ditambah pula dengan ucapan sinis Datuk Seri Anwar Ibrahim sebelum dijatuhkan hukuman yang minta digantikan kepimpinan lama dengan generasi muda yang lebih bertenaga atau mungkin lebih liberal.

Kini tinggal TGHA yang juga mulai uzur itu bersendirian mengharungi haluan lama perjuangan PAS. Timbulnya PASMA yang diterajui golongan muda dan liberal pula menambah tekanan, menjadi jarum pemisahan antara golongan PAS lama dan PAS yang baru. Semakin berpecahlah umat Islam yang memang sudah sedia berpecah-belah ini.

Apapun kami perasan suatu yang amat positif dari peristiwa semalam. Kehadiran YAB PM juga begitu ramai pemimpin pusat, dan adanya siaran langsung TV1 yang mendapat kerjasama Kelantan TV semasa pengkebumian itu amat menyejukkan hati. Alangkah baiknya jika kerjasama ini diteruskan.

KEMATIAN INI TELAH MENYATUKAN TETAPI DAJJAL AKAN MUSNAHKANNYA

Kematian ini menyatukan banyak jiwa-jiwa tanpa mengira ideologi politik parti-parti yang ada. Namun, sistem demokrasi berasaskan UNDI tajaan DAJJAL ini mempunyai satu ruang besar untuk perpecahan ini berlaku semula dengan sekelip mata.

DUN yang diwakili oleh TGNA akan diishtiharkan kosong. Pilihanraya kecil terpaksa diadakan. Tunggu sahaja 1-2 minggu dari sekarang apabila kekosongan kerusi ini diumum, maka kita akan lihat drama cakar mencakar, tuduh sana dan tuduh sini akan berulang lagi..

Islam adalah agama yang berlandaskan kekuatan ilmu, faham dan yakin. Kerana itu untuk memenangkan Islam tidak perlu ramai. Kita hanya perlukan pemimpin/umarak yang berilmu dan berintegriti. Perlantikannya harus dibuat oleh jemaah orang alim (ULAMAK) yang berkecuali, yang mewarisi peranan para rasul dan nabi. Jemaah merekalah yang mampu memilih, mendidik, membimbing dan mengawal selia para wali/pemimpin umat ini agar sentiasa berlaku adil dan bijaksana.

Sebaliknya, sistem undi pula akan memenangkan yang ramai. Jika umat ramai yang jahil, maka mereka akan memilih dan memenangkan pemimpin jahil yang mereka suka kerana sesuai dengan selera jahiliyah mereka. Yang penting calun itu banyak wang dan sanggup berjudi, melabur harta untuk membeli undi, pandai pula memainkan propaganda dan adudomba. Itu yang membuatkan pengikut jadi taksub dan mabuk dalam memuja calun idola mereka. Isu panas dan dendam yang diperam serta berita fasik akan disajikan, sampai pengikut jadi mabuk dan marah.

Apabila sudah mabuk dan bermusuh, maka kebenaran dari Allah dan Rasul pun boleh diketepikan buta-buta. Akhirnya umat semakin berpecah belah, saling memutuskan silah dan kasih sayang. Itulah keseluruhan methodologi syaitan dalam memilih pemimpin melalui kaedah UNDI. Pangkat dan harta dijadikan gula-gula oleh syaitan untuk membuatkan kita bersengketa dan berpecah-belah.

Dalam sistem UNDI, yang menang juga akan kekal terperangkap dengan sistam itu. Mereka bakal dicabar atau dikalahkan semula setiap 5 tahun sekali. Itu membuatkan propaganda memancing UNDI terpaksa diteruskan walaupun lepas pilihanraya. Rakyat juga semakin tersiksa. Situasi ini sama seperti nasib Nabi Yunus a.s. yang menang undi, tetapi ditelan dan terperangkap dalam PERUT IKAN BESAR. Itulah tekanan dari barat yang menaja sistem demokrasi undi ini. Perhatikan firman berikut, QS: 5. Al Maa’idah

90. Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya apa saja khamar (minuman memabukkan), dan judi, dan idola, dan MENGUNDI, adalah perbuatan keji dari SYAITAN. Maka jauhilah ia agar kamu beruntung/menang (AL-FALAH = MATLAMAT SOLAT)

91. Sesungguhnya apa yang dimaksudkan syaitan hendak menimbulkan di antara kamu permusuhan dan kebencian pada/lantaran khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat /zikirkan Allah dan solat, maka apakah kamu mahu berhenti?

92. Dan kamu taatilah Allah dan kamu taatilah Rasul dan berhati-hatilah kamu. Maka jika kamu berpaling, maka ketahuilah sesungguhnya apa yang di atas Rasul Kami, penyampaian yang terang nyata.

KESIMPULAN

Sampai bilapun penyatuan tak mungkin akan berlaku selagi kita tidak sedar di mana puncanya perpecahan. SISTEM UNDI itulah puncanya, kaedah syaitan tajaan DAJJAL yang telah disogokkan dan diterima pakai oleh datuk nenek kita tanpa usul periksa. Dicanai sistem itu setelah kefahaman dan strategi pemerintahan warisan nabi SAW yang bertunjangkan ilmu alQuran berjaya disamarkan oleh jurutera perang salib di Nusantara. Jatuhnya sistem kekhalifahan oleh Kamal At-Tarturk pada 1924 itu hanya formaliti kejatuhan sahaja.

Seminggu dua lagi, kita semua akan menyaksikan fenomena kempen pilihan raya yang akan memusnahkan keharmonian dan bibit penyatuan yang kita lihat ini. Kami menyeru alim ulamak negara ini bersidang. Nasihatkan BN agar tidak masuk bertanding demi menyuburkan bibit penyatuan yang sudah mula terjalin.

TGNA tidak pernah kalah di situ dan telah terbukti rakyat selesa dengan kepimpinan berteraskan keagamaannya. Untuk memenangi pertandingan itu, BN perlu keluar banyak belanja dan memainkan banyak propaganda. Pun begitu, harapan untuk menang amat tipis sekalipun BN meletakkan calon paling hebat dari UMNO. PAS yang sedang ditimpa bencana juga terpaksa keluar belanja.

Jika terus diberi laluan kepada PAS, maka tidak akan ada pertandingan. Tiadalah banyak masa dan dana terbuang, tiada fitnah dan propaganda yang menambah kebencian dan permusuhan. Jauh lebih murni jika dana pilihanraya kecil dan modal berkempen dari kedua-dua belah pihak itu disalurkan untuk menambah dana bantuan kemanusiaan pasca banjir yang kian dilupakan. Kasihanilah marhaen yang sedang menderita.

InsyaAllah tindakan ini akan membuatkan rakyat lebih menghormati dan menerima seruan penyatuan. Jadikanlah ini sebagai hadiah kepada Allahyarham TGNA.

Mari jadikan kematian ini suatu yang menghidupkan jiwa keislaman yang memupuk persaudaraan dan penyatuan. Itulah dia seruan penyatuan Islam sebenar, yang memperkasakan umah, UMMATUN WAHIDAH.

Seruan penyatuan
WARGA PRIHATIN

 

SAINS SOLAT #10 – BACAAN SURAH PILIHAN SELEPAS FATIHAH

 

00 solat 10

SAINS SOLAT #10 – BACAAN SURAH PILIHAN SELEPAS FATIHAH

Minggu lepas kita sudah bincangkan hikmah rukun qauli iaitu penetapan bacaan surah Al-Fatihah. Ia merupakan surah pembukaan, sinopsis dan ibu kepada segala maksud dari segenap isi Al-Quran. Itulah visi dari keseluruhan alQuran yang juga dijadikan kerangka dakwah atau doa kita dalam solat.

Selepas membaca surah Al-Fatihah, dituntut pula kita membaca ayat-ayat Al-Quran yang lain.

Jika kita kaji keseluruhan ayat-ayat Al-Quran, kita dapati ada bermacam-macam tema, perintah, intonasi, konotasi dan sebagainya. Asbab atau isu yang menyebabkan ayat-ayatnya diturunkan juga berbagai-bagai. Namun harus diketahui bahawa semua ayat-ayat tersebut berlegar dalam kerangka surah Al-Fatihah, iaitu menyentuh soal RUBUBIYAH, UBUDIYAH dan MULKIYAH (RUM).

SIROT & SABIL

Surah Al-Fatihah adalah himpunan visi (SIROT) atau matlamat yang TERSIRAT dari ibadah solat kita. Ayat-ayat yang lain pula membicarakan tentang misi atau pendekatan perlaksanaan (SABIL) yang harus kita JIHAD’kan ke arah PENZAHIRAN kepada visi Fatihah itu.

Dalam konteks aktualnya, ada kepelbagaian pendekatan, langkah atau strategi yang boleh disimpulkan sebagai MISI / SABIL yang perlu kita laksanakan sebagai JIHAD. Tetapi, tujuan atau wawasan dari kesemua SABIL yang kita JIHAD’kan itu menuju kepada kerangka VISI (SIROT) yang sama. Walaupun terjemahan untuk kedua-duanya adalah sama iaitu JALAN, tetapi apabila diperhalusi, ia membawa maksud yang berlainan.

Tujuan utama atau visi solat kita ialah untuk menegakkan dien dan mencegah perbuatan keji dan mungkar dalam sesebuah jemaah atau ummah yang bergerak secara NAHNIAH sebagai KAMI. Itu yang terangkum dalam Fatihah.

Secara ringkas, Visi Fatihah bermula dari meletakkan BASMALAH yang tepat dalam apa sahaja yang kita lakukan. Kemudian kita kembalikan apa sahaja kredit yang kita dapat kepada Allah yang ‘memberikan petunjuk berupa methodologi atau aturan terbaik dalam kerjabuat kita’. Kita juga solat untuk menegakkan dien sehingga ia mampu jadi raja yang menguasai tindak tanduk kita, sehingga hanya kepada Allah kita mengabdi dan meminta pertolongan berupa petunjuk melalui solat dengan sabar dan istiqomah. Tujuan utama ialah untuk merasai nikmat beragama, tidak tersesat sehingga dimurkai Allah dan manusia.

Untuk mencapai visi Fatihah itu, kita perlukan ayat-ayat Al-Quran dari surah lain sebagai strategi dan methodologi dengan lebih spesifik. Ini boleh difahami jika setiap daripada kita MENTADARUS dan MENTAFAKUR ayat-ayat alquran itu sehingga benar-benar faham dan tahu bagaimana untuk MENTADABBUR dan MENTABAYYUN kesemuanya.

Itulah ilmu pentadbiran dan strategi kejuruteraan dalam pembangunan teologi ummah yang akan mampu mengubah situasi dan mampu ISLAH dari yang buruk kepada baik apabila ianya dilaksanakan dengan tepat dan kaffah. Itulah hakikat sebenar merujuk kepada solat yang menghasilkan amal yang SOLEH, iaitu amal yang membawa ISLAH (pembaharuan atau pembaikan).

Tidak Islam jika kita tidak ISLAH. Membazir masa jika amal kita tidak SOLEH. Tidak Islam jika hari ini tidak lebih baik dari semalam, apatahlagi jika semakin buruk. Penghayatan kepada semua seruan Allah melalui ayat-ayat alquran dalam solat itulah yang akan membantu kita mencapai matlamat amal SOLEH itu.

Itulah wasiat Rasulullah SAW. Itu juga sumpahan Allah dalam Surah 103. Al ´Ashr (1-3):

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal SOLEH, dan saling berwasiat (nasihat menasihati) dengan kebenaran dan nasihat menasihati dengan kesabaran”.

ISTIQOMAH TERHADAP TAQWIM MENUJU TAQWA

6236 Ayat-ayat alQuran menjadi perintah sokongan (RUBUBIYAH) untuk mencapai visi Fatihah melalui TAQWIM solat yang perlu kita istiqomahkan. Itulah hakikat TAQWIM yang telah Allah programkan untuk mencipta hamba (UBUDIYAH) yang BERTAQWA dan terpuji.

Setiap perintah (Rububiyah) mesti ada pelaksananya (Ubudiyyah). Itulah HAMBA yang menjalankan setiap suruhan dan menjauhi larangan yang telah ditetapkan. Tidak kiralah samada ia sebagai Imam atau makmum, pemimpin atau yang dipimpin, semuanya harus memainkan peranan masing-masing (QS 4/59).

Allah amanahkan kepada Imam atau ulil amri yang berilmu agar bijaksana mengatur manusia menggunakan rububiyah Allah yang adil dan tepat, bukan mengikut akal dan nafsu sendiri. Ini akan membuatkan anak buah masing-masing mudah patuh, lalu menghasilkan satu lingkungan yang aman, damai dan sejahtera. Itulah hakikat sebuah Mulkiyah (tempat) yang indah laksana syurga; rumahku syurgaku atau Darussalam (negara yang sejahtera).

Bagi mengaitkannya dengan Fatihah, cuba kita lihat saranan Allah dalam 3 surah terakhir, Surah 112, 113, 114, (al-Ikhlas, al-Falaq dan An-Nas). Agak panjang jika ingin dirungkai semuanya. Secara ringkas dapat kita lihat di situ bahawa kerangka Fatihah ditunjukkan melalui perlaksanaan.

Surah al-Ikhlas menuntut kita menjadi MUKHLIS, iaitu berhabis (KHOLAS) melalui pengabdian dan perlaksaan kita sebagai tanda IKHLAS. Kita seharusnya merujuk dan bertawakal hanya kepada Allah satu-satunya, tidak dengan yang lain. Tidak perlu SEBUT ikhlas kerana tiada kalimah ikhlas pun dalam surah al-Ikhlas itu.

Surah al-Falaq mengajar kita agar jangan terpengaruh dengan hasutan puak-puak yang berhasad dengki dan mahu memesongkan kita.

Pasangan petunjuk yang paling tepat dengan visi Fatihah ialah dalam surah An-Nas. Di situ Allah lakarkan konsep takwuz, agar kita berlindung HANYA dengan ‘Rabb (PENGATUR) manusia’ (ROBBUL’ALAMIN) melalui rububiyah (ATURAN) agamaNya yang menjadi ‘Raja yang menguasai Manusia’ (MAALIKIYAUMIDDIN) dan ‘Sembahan Manusia’ (IYYAKANA’BUD). Itulah proses untuk menzahirkan kedaulatan RUBUBIYAH, UBUDIYAH dan MULKIYAH Allah dibumi. Itu juga Allah nyatakan dalam surah 4/59, dan 2/208.

Hari ini kita lihat bagaimana pelaksanaan bacaan di dalam solat hanya menjadi bacaan bibir semata-mata. Imam di depan membaca segala perintah Allah, malangnya berapa kerat makmum di belakang yang faham apa yang dibacakan? Begitu juga dengan khutbah jumaat. Berapa ramai Jemaah yang mengambil peluang untuk tidur semasa khatib membaca khutbah?

Ironinya, sang Khatib itu sendiri juga ada yang tidak berilmu. Mereka bukan BERKHUTBAH, tetapi MEMBACA teks khutbah. Tiada penghayatan dari penyampaian khutbah. Ramai yang hanya syok sendiri membaca khutbah sedangkan jemaah ramai yang tidur. Ada juga imam yang tidak faham ayat-ayat quran yang dibaca dan diaminkan oleh makmum. Mana mungkin akan ada roh dan penghayatan dalam solat sebegitu. Mana mungkin matlamat Fatihah boleh tercapai.

Allah larang kita berbuat dan menyampaikan sesuatu TANPA ILMU. Itu perbuatan fasik dan keji yang membuatkan kita berkata sesuatu tanpa memahaminya. Kita akan dibenci Allah kerana tidak melaksanakan apa yang kita sebut dalam solat itu. Sebenarnya inilah situasi kita sekarang. Sibuk melakukan rukun fe’li tanpa memahami untuk apa seperti bertepuk tangan sahaja. Berjela-jela membaca surah seperti siulan buruk kakak tua tanpa memahami makna dan maksudnya. Kita sebenarnya terang-terang mengingkari (kafir) perintah Allah kerana beramal tanpa ilmu. Ibadah kita hanya ikut-ikutan dan dipenuhi sangka-sangka.

QS: 17. Al Israa’ 36. “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan ditanya.”

QS: 10. Yunus 36. “Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan”.

QS: 61. Ash Shaff 1-3: “Telah mensucikan (diri) bagi Allah apa saja yang ada di langit dan apa saja yang ada di bumi; dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan”.

Nama Allah dan Islam telah banyak tercemar oleh hambaNya yang tidak menggunapakai aturan hidup yang Allah tetapkan. Umat dan agama Islam yang seharusnya dipandang tinggi telah dihina dan dicaci oleh kelakuan kita sendiri. Kita jadi pemalas, ganas, berpecah belah, lemah dan tindas menindas. Pemimpin dan rakyat, ibubapa atau anak sama sahaja, membelakangkan Allah. Tak sama apa yang diucap dengan apa yang dibuat. Padahal bukan itu imej sebenar Islam.

DENGAN BASMALAH, demi/untuk Allah, kita wajib sucikan diri dari menggunapakai regime syaitan, atau mengikut nafsu dan akal cetek kita. Itu yang akan membersihkan NAMA ALLAH dan ISLAM yang telah dikotori oleh perbuatan sumbang hambaNya.

QS: 8. Al Anfaal 35. “Solat mereka di sekitar Baitullah itu, lain tidak hanyalah siulan dan tepukan tangan. Maka rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu”.(Baitullah adalah Rumah Allah, yang aman sejahtera kerana mengamalkan RUBUBIYAH allah di ‘DALAM’nya. Tanpa rububiyah itu bermakna kita berada di LUAR Baitullah).

QS: 4. An Nisaa’ 43. “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu solat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan,..”

Ya, pastinya Allah merasa terhina jika hambanya ‘asyik’ membebel tanpa tahu apa yang diperkatakan padaNya macam orang mabuk. Kerana itu, harus kita takwimkan keluarga kita untuk mula istiqomah belajar memahami setiap ayat yang kita baca. Kesemua ayat al-quran harus di daulatkan sebagai perintah yang mesti difahami dan dilaksanakan. Samada kita golongan atasan (langit) atau bawahan (bumi), rakyat mahupun pemimpin, imam atau makmum, murobbi atau anak jagaan, maka tabiat buruk beramal tanpa faham itu harus disucikan. Itu kehendak Allah, AL-KHOLIQ. Mengingkarinya bermakna kita tidak BERAKHLAK

Bagi RPWP, disamping anak-anak diminta membaca alquran termasuk terjemahan ‘cover to cover’, kami juga jadikan isu harian sebagai asbab untuk menjelaskannya. Kami gunakan bahasa yang mudah untuk menyampaikan mesej Al-quran supaya ia bukan semata-mata bacaan tapi satu proses pembentukan akhlak. QS: 95. At Tiin 4. “Sesungguhnya Kami telah menciptakan insan pada/dalam sebaik-baik taqwim”.

KESIMPULAN

Al-quran yang dibaca berulang kali dan sering dikaitkan dengan asbab kehidupan harian akan melekat dan mampu mendisiplinkan jiwa. Kita juga boleh mengunci kefahaman itu apabila sentiasa melaksana perintah Allah itu untuk memperbaiki diri (ISLAH). Hasil kerja yang menjadikan kita lebih baik (islah) itulah matlamat AMAL SOLEH kita.

Benarlah kata-kata Allah dan Rasullullah SAW. Apa guna kita solat jika kita tidak faham dengan jelas satu apa pun mesej yang Allah sampaikan. Padahal solat itu seharusnya menjadi satu ritual yang menjadikan kita seorang hamba yang berprinsip terhadap Tuhannya. Sebenarnya kita berdiri di dalam solat (QIAM) untuk menunjukkan PENDIRIAN kita sebagai seorang HAMBA yang siap siaga untuk melaksanakan setiap perintah Allah dari ayat yang kita atau imam baca.

Jika matlamat VISI dalam al-Fatihah tidak difahami dan dilaksanakan sebagai MISI menggunakan petunjuk dari ayat-ayat lain dalam alQuran, maka solat kita akan kekal sekadar bacaan yang menjadi ritual semata-mata. Sampai bila-bila pun kita akan kebingungan dan berada di takuk lama, tiada ISLAH dan AMAL tidak SOLEH.

Agak sukar juga memahami cetusan ini jika kita belum biasa mentafakur, mentadabbur dan mentabayyunkannya. Bacalah berulangkali dan carilah juga rujukan melalui hadis dan alquran. Jika masih tidak faham juga, sila abaikan sahaja perkongsian yang amat berat ini. Semuga bermanfaat.

WARGA PRIHATIN

 

Jika tidak dari Allah pasti banyak khilaf, percanggahan dan kekeliruan

RENUNGAN JUMAAT – DI SEBALIK ‘AKU DAN KAMI’

RENUNGAN JUMAAT – DI SEBALIK ‘AKU DAN KAMI’

BERKORBAN DEMI AMANAH ALLAH – TV Al-Hijrah 24-9-2014

HAFIZ SEUMUR 5 TAHUN – IBU BAPA WAJIB TONTON SAMPAI HABIS..

RAMADHAN DATANG LAGI – SUASANA YANG DIRINDUI

KEMBALINYA ZAMAN JAHILIYAH, PAKAIAN SISTEM ISLAM KEMBALI PUDAR.

FIRMAN BERKAITAN HATI (KALBU)

HIMPUNAN FIRMAN BERKAITAN HATI – QALBU

Surat Al-Baqarah 2 Ayat 7

ختم menutup/mengunci
الله Allah
على atas
قلوبهم hati mereka
وعلى dan atas
سمعهم pendengaran mereka
وعلى dan atas
أبصرهم penglihatan mereka
غشوة tutup/tabir
ولهم dan bagi mereka
عذاب siksaan
عظيم besar/berat

 

Surat Al-Baqarah 2 Ayat 10

 
في di dalam
قلوبهم hati mereka
مرض penyakit
فزادهم maka menambah
الله Allah
مرضا penyakit
ولهم dan bagi mereka
عذاب siksaan
أليم yang sangat pedih
بما dengan sebab
كانوا adalah mereka
يكذبون (mereka) berdusta
Surat Al-Baqarah Ayat 74

ثم kemudian
قست menjadi keras
قلوبكم hatimu
من dari
بعد setelah
ذلك demikian
فهي maka ia
كالحجارة seperti batu
أو atau
أشد lebih/sangat
قسوة keras
وإن dan sesungguhnya
من dari
الحجارة batu-batu
لما sungguh ada
يتفجر mengalir
منه daripadanya
الأنهر sungai-sungai
وإن dan sesungguhnya
منها daripadanya
لما sungguh ada
يشقق terbelah
فيخرج lalu keluar
منه daripadanya
الماء air
وإن dan sesungguhnya
منها daripadanya
لما sungguh ada
يهبط terjatuh (meluncur)
من dari
خشية takut
الله Allah
وما dan tidak
الله Allah
بغفل dengan lengah
عما dari apa
تعملون kamu kerjakan
Surat Al-Baqarah Ayat 88
وقالوا dan mereka berkata
قلوبنا hati kami
غلف tertutup
بل tetapi
لعنهم mengutuk mereka
الله Allah
بكفرهم dengan kekafiran mereka
فقليلا maka sedikit
ما apa
يؤمنون mereka yang beriman
Surat Al-Baqarah Ayat 93

وإذ dan ketika
أخذنا Kami mengambil
ميثقكم janji (dari) kamu
ورفعنا dan Kami angkat
فوقكم diatasmu
الطور bukit Thursina
خذوا ambillah
ما apa
ءاتينكم Kami berikan kepadamu
بقوة dengan kuat
واسمعوا dan dengarkanlah
قالوا mereka berkata
سمعنا kami mendengar
وعصينا dan kami ingkar
وأشربوا dan diminumkan
في dalam
قلوبهم hati mereka
العجل anak sapi
بكفرهم karena kekafiran mereka
قل katakanlah
بئسما amat buruk/jahat
يأمركم memerintahkan kepadamu
به dengannya
إيمنكم imanmu
إن jika
كنتم kamu adalah
مؤمنين orang-orang yang beriman

 

Surat Al-Baqarah Ayat 97

قل katakanlah
من barang siapa
كان menjadi
عدوا musuh
لجبريل bagi Jibril
فإنه maka sesungguhnya dia
نزله dia menurunkannya
على atas
قلبك hatimu
بإذن dengan izin
الله Allah
مصدقا membenarkan
لما pada apa
بين antara
يديه kedua tangannya
وهدى dan petunjuk
وبشرى dan berita gembira
للمؤمنين bagi orang-orang yang beriman

 
Surat Al-Baqarah Ayat 118
وقال dan berkata
الذين orang-orang yang
لا tidak
يعلمون mereka mengetahui
لولا mengapa tidak
يكلمنا berbicara pada kami
الله Allah
أو atau
تأتينا datang kepada kami
ءاية tanda-tanda
كذلك seperti demikian
قال mengatakan
الذين orang-orang yang
من dari
قبلهم sebelum mereka
مثل seperti
قولهم ucapan mereka
تشبهت serupa
قلوبهم hati mereka
قد sungguh
بينا telah Kami jelaskan
الءايت tanda-tanda
لقوم kepada kaum
يوقنون mereka yakin

 
Surat Al-Baqarah Ayat 204

ومن dan dari/diantara
الناس manusia
من orang
يعجبك menarik hatimu
قوله ucapannya
في dalam
الحيوة kehidupan
الدنيا dunia
ويشهد dan ia mempersaksikan
الله Allah
على atas
ما apa
في dalam
قلبه hatinya
وهو dan/padahal ia
ألد paling keras
الخصام penentang

 
Surat Al-Baqarah Ayat 225

لا tidak
يؤاخذكم menghukum kamu
الله Allah
باللغو dengan tidak sengaja
في didalam
أيمنكم sumpahmu
ولكن tetapi
يؤاخذكم Dia menghukum kamu
بما dengan sebab
كسبت diusahakan/disengaja
قلوبكم hatimu
والله dan Allah
غفور Maha Pengampun
حليم Maha Penyantun

 
Surat Al-Baqarah Ayat 260

وإذ dan ketika
قال berkata
إبرهم Ibrahim
رب ya Tuhanku
أرني perlihatkan kepadaku
كيف bagaimana
تحي Engkau menghidupkan
الموتى orang-orang mati
قال Dia berfirman
أولم apakah tidak
تؤمن kamu percaya
قال ia berkata
بلى ya
ولكن akan tetapi
ليطمئن agar menentramkan
قلبي hatiku
قال Dia berfirman
فخذ maka ambillah
أربعة empat
من dari
الطير burung
فصرهن lalu jinakkan/potong-potonglah dari mereka
إليك kepadamu
ثم kemudian
اجعل jadikan/letakkan
على diatas
كل tiap-tiap
جبل bukit
منهن daripadanya
جزءا (tiap) bagian
ثم kemudian
ادعهن panggillah dia
يأتينك niscaya dia akan datang kepadamu
سعيا segera
واعلم dan ketahuilah
أن sesungguhnya
الله Allah
عزيز Maha Perkasa
حكيم Maha Bijaksana

 

Surat Al-Baqarah Ayat 283

وإن dan jika
كنتم kamu adalah
على atas/dalam
سفر perjalanan
ولم dan tidak
تجدوا kamu memperoleh
كاتبا seorang penulis
فرهن maka barang jaminan
مقبوضة yang dipegang
فإن maka jika
أمن mempercayai
بعضكم sebagian kamu
بعضا sebagian yang lain
فليؤد maka hendaklah menunaikan
الذي orang yang
اؤتمن dipercayai
أمنته amanatnya
وليتق maka hendaklah bertakwa
الله Allah
ربه Tuhannya
ولا dan jangan
تكتموا kamu sembunyikan
الشهدة persaksian
ومن dan barang siapa
يكتمها menyembunyikannya
فإنه maka sesungguhnya ia
ءاثم berdosa
قلبه hatinya
والله dan Allah
بما dengan/terhadap apa
تعملون kamu kerjakan
عليم Maha Mengetahui

 
Surat Al-Imran Ayat 7

هو Dia
الذي yang
أنزل menurunkan
عليك kepadamu
الكتب Al Kitab
منه daripadanya
ءايت ayat-ayat
محكمت muhkamat (jelas maksudnya)
هن itulah
أم isi pokok
الكتب Al Kitab
وأخر dan yang lain
متشبهت mutasyabihat (mengandung beberapa pengertian)
فأما maka adapun
الذين orang-orang yang
في dalam
قلوبهم hati mereka
زيغ condong pada kesesatan
فيتبعون maka mereka mengikuti
ما apa (ayat-ayat)
تشبه mutasyabihat
منه daripadanya
ابتغاء untuk mengharapkan
الفتنة fitnah
وابتغاء dan mengharapkan/mencari
تأويله penjelasannya
وما dan tidak
يعلم mengetahui
تأويله penjelasannya
إلا melainkan
الله Allah
والرسخون dan orang-orang yang mendalam
في di dalam
العلم ilmu
يقولون mereka berkata
ءامنا kami beriman
به kepadanya
كل semuanya
من dari
عند sisi
ربنا Tuhan kami
وما dan tidak
يذكر mengambil pelajaran
إلا melainkan
أولوا golongan
الألبب orang-orang yang berpengetahuan

 
Surat Al-Imran Ayat 8

ربنا ya Tuhan kami
لا jangan
تزغ Engkau condongkan pada kesesatan
قلوبنا hati kami
بعد sesudah
إذ tatkala
هديتنا Engkau beri petunjuk pada kami
وهب berilah
لنا bagi kami
من dari
لدنك sisi Engkau
رحمة rahmat
إنك sesungguhnya Engkau
أنت Engkau
الوهاب Maha Pemberi

 
Surat Al-Imran Ayat 126

وما dan tidak
جعله menjadikannya
الله Allah
إلا kecuali
بشرى kabar gembira
لكم bagi kamu
ولتطمئن dan untuk menentramkan
قلوبكم hatimu
به dengannya
وما dan tidak
النصر pertolongan
إلا melainkan
من dari
عند sisi
الله Allah
العزيز Maha Perkasa
الحكيم Maha Bijaksana

 

Surat Al-Imran Ayat 151

سنلقي Kami akan memasukkan
في di dalam
قلوب hati
الذين orang-orang yang
كفروا (mereka) kafir
الرعب rasa takut
بما dengan sebab
أشركوا mereka mempersekutukan
بالله kepada Allah
ما apa
لم tidak
ينزل Dia menurunkan
به dengannya (tentang itu)
سلطنا kekuasaan/keterangan
ومأويهم dan tempat kembali mereka
النار neraka
وبئس dan seburuk-buruk
مثوى tempat tinggal
الظلمين orang-orang yang dzalim

 

Surat Al-Imran Ayat 154

ثم kemudian
أنزل (Allah) menurunkan
عليكم atas/kepada kamu
من dari
بعد sesudah/setelah
الغم bersedih hati
أمنة ketentraman
نعاسا kantuk
يغشى (ia) meliputi
طائفة segolongan
منكم dari padamu
وطائفة dan segolongan
قد sungguh
أهمتهم mencemaskan mereka
أنفسهم diri mereka sendiri
يظنون mereka menduga
بالله dengan/kepada Allah
غير tanpa/tidak
الحق benar
ظن dugaan/sangkaan
الجهلية orang-orang jahiliyah
يقولون mereka berkata
هل apakah
لنا bagi kami
من dari
الأمر urusan ini
من dari
شيء sesuatu
قل katakanlah
إن sesungguhnya
الأمر urusan ini
كله seluruhnya
لله bagi/di tangan Allah
يخفون mereka menyembunyikan
في dalam
أنفسهم diri mereka
ما apa
لا tidak
يبدون mereka terangkan
لك bagimu/kepadamu
يقولون mereka berkata
لو sekiranya
كان adalah
لنا bagi kami
من dari
الأمر urusan ini
شيء barang sesuatu
ما tidak
قتلنا kami dibunuh
ههنا di sini
قل katakanlah
لو sekiranya
كنتم kamu adalah
في dalam
بيوتكم rumahmu
لبرز niscaya tampak
الذين orang-orang yang
كتب ditetapkan
عليهم atas mereka
القتل terbunuh
إلى sampai
مضاجعهم pembaringan mereka
وليبتلي dan karena hendak mencoba
الله Allah
ما apa
في di dalam
صدوركم dada kamu
وليمحص dan karena Dia hendak membersihkan
ما apa
في di dalam
قلوبكم hati kamu
والله dan Allah
عليم Maha Mengetahui
بذات pada/dalam isi
الصدور dada/hati

 

Surat Al-Imran Ayat 156

يأيها wahai
الذين orang-orang yang
ءامنوا (mereka) beriman
لا tidak
تكونوا adalah kamu
كالذين seperti orang-orang yang
كفروا (mereka) kafir
وقالوا dan mereka berkata
لإخونهم kepada saudara-saudara mereka
إذا tatkala
ضربوا mereka mengadakan perjalanan
في di
الأرض bumi
أو atau
كانوا mereka adalah
غزى (dalam) peperangan
لو sekiranya
كانوا mereka adalah
عندنا di sisi/bersama-sama kita
ما tidak
ماتوا mereka mati
وما dan tidak
قتلوا mereka terbunuh
ليجعل karena akan menjadikan
الله Allah
ذلك demikian itu
حسرة kerugian/penyesalan
في dalam
قلوبهم hati mereka
والله dan Allah
يحي Dia menghidupkan
ويميت dan Dia mematikan
والله dan Allah
بما dengan/terhadap apa
تعملون kamu kerjakan
بصير Maha Melihat

 
Surat Al-Imran Ayat 159

فبما maka dengan
رحمة rahmat
من dari
الله Allah
لنت kamu berlaku lemah lembut
لهم bagi/terhadap mereka
ولو dan sekiranya
كنت kamu adalah
فظا bersikap keras
غليظ kasar
القلب hati
لانفضوا tentu mereka akan menjauhkan diri
من dari
حولك sekelilingmu
فاعف maka maafkanlah
عنهم dari mereka
واستغفر dan mohonkan ampun
لهم bagi mereka
وشاورهم dan bermusyawarahlah dengan mereka
في dalam
الأمر urusan
فإذا maka apabila
عزمت kamu membulatkan tekad
فتوكل maka bertawakkallah
على atas/kepada
الله Allah
إن sesungguhnya
الله Allah
يحب Dia menyukai
المتوكلين orang-orang yang bertawakkal

 
Surat Al-Imran Ayat 167

وليعلم dan karena (Allah) hendak mengetahui
الذين orang-orang yang
نافقوا (mereka) munafik
وقيل dan dikatakan
لهم kepada mereka
تعالوا marilah
قتلوا berperang
في di
سبيل jalan
الله Allah
أو atau
ادفعوا pertahankanlah dirimu
قالوا mereka berkata
لو sekiranya
نعلم kami mengetahui
قتالا peperangan
لاتبعنكم tentu kami mengikuti kamu
هم mereka
للكفر bagi/kepada kekafiran
يومئذ pada hari itu
أقرب lebih dekat
منهم dari/diantara mereka
للإيمن bagi/daripada iman
يقولون mereka mengatakan
بأفوههم dengan mulut mereka
ما tidak
ليس ada (terkandung)
في dalam
قلوبهم hati mereka
والله dan Allah
أعلم lebih mengetahui
بما dengan/terhadap apa
يكتمون mereka sembunyikan

 
Surat AN-Nisa Ayat 63

أولئك mereka itu
الذين orang-orang yang
يعلم mengetahui
الله Allah
ما apa
في di dalam
قلوبهم hati mereka
فأعرض maka berpalinglah kamu
عنهم dari mereka
وعظهم dan berilah mereka pelajaran
وقل dan katakanlah
لهم kepada mereka
في dalam
أنفسهم diri/jiwa mereka
قولا perkataan
بليغا berbekas

 

Surat AN-Nisa Ayat 155

فبما maka disebabkan
نقضهم pelanggaran mereka
ميثقهم perjanjian mereka
وكفرهم dan kekafiran mereka
بءايت dengan/terhadap ayat-ayat
الله Allah
وقتلهم dan pembunuhan mereka
الأنبياء Nabi-Nabi
بغير dengan tidak/tanpa
حق kebenaran
وقولهم dan perkataan mereka
قلوبنا hati kami
غلف tertutup
بل tetapi/bahkan
طبع telah mengunci mati
الله Allah
عليها atasnya/hati mereka
بكفرهم dengan/karena kekafiran mereka
فلا maka tidak
يؤمنون mereka beriman
إلا kecuali
قليلا sedikit

 
Surat Al-Maidah Ayat 13

فبما maka dengan sebab
نقضهم mereka melanggar
ميثقهم perjanjian mereka
لعنهم Kami mengutuk mereka
وجعلنا dan Kami jadikan
قلوبهم hati mereka
قسية keras membatu
يحرفون mereka merubah
الكلم perkataan
عن dari
مواضعه tempat-tempatnya
ونسوا dan mereka melupakan
حظا bagian
مما dari apa
ذكروا mereka telah diperingatkan
به dengannya
ولا dan jangan
تزال kamu senantiasa
تطلع kamu akan melihat
على atas
خائنة orang yang khianat
منهم diantara mereka
إلا kecuali
قليلا sedikit
منهم diantara mereka
فاعف maka maafkanlah
عنهم dari mereka
واصفح dan biarkanlah
إن sesungguhnya
الله Allah
يحب Dia menyukai
المحسنين orang-orang yang berbuat baik

 

Surat Al-Maidah Ayat 41

 
يأيها wahai
الرسول Rasul
لا janganlah
يحزنك menyedihkan kamu
الذين orang-orang yang
يسرعون (mereka) bersegera
في dalam
الكفر kekafiran
من dari
الذين orang-orang yang
قالوا (mereka) berkata
ءامنا kami beriman
بأفوههم dengan mulut mereka
ولم dan/padahal belum
تؤمن beriman
قلوبهم hati mereka
ومن dan dari
الذين orang-orang yang
هادوا Yahudi
سمعون orang-orang yang suka mendengarkan
للكذب pada yang bohong
سمعون orang-orang yang suka mendengar
لقوم kepada kaum/orang
ءاخرين yang lain
لم tidak
يأتوك datang kepadamu
يحرفون mereka merubah
الكلم perkataan
من dari
بعد sesudah
مواضعه tempat-tempatnya
يقولون mereka mengatakan
إن jika
أوتيتم diberikan kepadamu
هذا ini
فخذوه maka ambillah dia
وإن dan jika
لم tidak
تؤتوه diberikannya
فاحذروا maka hati-hatilah kamu
ومن dan barangsiapa
يرد menghendaki
الله Allah
فتنته fitnahnya/kesesatannya
فلن maka tidak
تملك kamu tidak mampu (menolak)
له baginya
من dari
الله Allah
شيءا sedikitpun
أولئك mereka itulah
الذين orang-orang yang
لم tidak
يرد menghendaki
الله Allah
أن agar
يطهر membersihkan diri
قلوبهم hati mereka
لهم bagi mereka
في di
الدنيا dunia
خزي kehinaan
ولهم dan bagi mereka
في di
الاءخرة akhirat
عذاب siksaan
عظيم besar

 

Surat Al-Maidah Ayat 52

 
فترى maka kamu akan melihat
الذين orang-orang yang
في dalam
قلوبهم hati mereka
مرض penyakit
يسرعون mereka bersegera
فيهم pada mereka (Yahudi dan Nasrani)
يقولون mereka berkata
نخشى kami takut
أن agar
تصيبنا menimpa kami
دائرة bencana/bahaya
فعسى maka mudah-mudahan
الله Allah
أن agar
يأتي Dia mendatangkan
بالفتح dengan kemenangan
أو atau
أمر keputusan
من dari
عنده sisiNya
فيصبحوا maka mereka menjadi
على atas
ما apa
أسروا rahasiakan
في dalam
أنفسهم Diri/JIWA mereka
ندمين orang-orang yang menyesal

 

Surat Al-Maidah Ayat 113

 

قالوا mereka berkata
نريد kami ingin
أن untuk
نأكل kami memakan
منها daripadanya
وتطمئن dan menentramkan
قلوبنا hati kami
ونعلم dan kami mengetahui
أن bahwa
قد sungguh
صدقتنا kamu berkata benar kepada kami
ونكون dan kami adalah
عليها atasnya
من dari
الشهدين orang-orang yang menyaksikan

 

Surat Al-An’am Ayat 25

ومنهم dan diantara mereka
من orang
يستمع ia mendengarkan
إليك kepadamu
وجعلنا dan Kami telah menjadikan
على atas
قلوبهم hati mereka
أكنة sumbat/tutup
أن untuk
يفقهوه memahaminya
وفي dan dalam
ءاذانهم telinga mereka
وقرا sumbat/pekak
وإن dan jika
يروا mereka melihat
كل segala
ءاية ayat-ayat/tanda-tanda
لا tidak
يؤمنوا mereka beriman
بها dengannya
حتى sehingga
إذا apabila
جاءوك mereka datang kepadamu
يجدلونك mereka membantahmu
يقول berkata
الذين orang-orang yang
كفروا (mereka)kafir
إن tidak lain
هذا ini
إلا kecuali
أسطير dongeng
الأولين orang-orang dahulu

 

Surat Al-An’am Ayat 43

فلولا maka mengapa tidak
إذ ketika
جاءهم datang kepada mereka
بأسنا siksaan Kami
تضرعوا mereka menundukan hati
ولكن akan tetapi
قست menjadi keras
قلوبهم hati mereka
وزين dan menampakan bagus
لهم kepada mereka
الشيطن syaitan
ما apa
كانوا mereka adalah
يعملون mereka kerjakan

 

Surat Al-An’am Ayat 46

قل katakanlah
أرءيتم bagaimana pendapatmu
إن jika
أخذ mengambil
الله Allah
سمعكم pendengaranmu
وأبصركم dan penglihatanmu
وختم dan Dia menutup
على atas
قلوبكم hatimu
من siapakah
إله tuhan
غير selain
الله Allah
يأتيكم mendatangkan/mengembalikan kepadamu
به dengannya
انظر perhatikanlah
كيف bagaimana
نصرف Kami mengulang-ulang
الءايت tanda-tanda(kebesaran)
ثم kemudian
هم mereka
يصدفون mereka berpaling

 

Surat Al-A’raf 7 Ayat 100

 
أولم apakah tidak
يهد Dia memberi peunjuk
للذين bagi orang-orang yang
يرثون (mereka) mewarisi
الأرض bumi/negeri
من dari
بعد sesudah
أهلها penduduknya
أن bahwa
لو kalau
نشاء Kami menghendaki
أصبنهم Kami azab mereka
بذنوبهم dengan dosa-dosa mereka
ونطبع dan Kami tutup
على atas
قلوبهم hati mereka
فهم maka mereka
لا tidak
يسمعون mereka dapat mendengar

 

Surat Al-A’raf Ayat 101

تلك itulah
القرى negeri-negeri
نقص Kami kisahkan
عليك kepadamu
من dari
أنبائها beritanya
ولقد dan sesungguhnya
جاءتهم telah datang kepada mereka
رسلهم Rasul-Rasul mereka
بالبينت dengan bukti-bukti
فما maka tidak
كانوا adalah mereka
ليؤمنوا untuk mereka beriman
بما dengan/kepada apa
كذبوا mereka telah mendustakan
من dari
قبل sebelum
كذلك demikianlah
يطبع menutup
الله Allah
على atas
قلوب hati
الكفرين orang-orang kafir

 
Surat Al-A’raf Ayat 179

ولقد dan sesungguhnya
ذرأنا Kami sediakan
لجهنم untuk neraka Jahanam
كثيرا kebanyakan
من dari
الجن Jin
والإنس dan manusia
لهم bagi mereka
قلوب hati
لا tidak
يفقهون memahami
بها dengannya(ayat-ayat)
ولهم dan bagi mereka
أعين mata
لا tidak
يبصرون melihat
بها dengannya (tanda-tanda)
ولهم dan bagi mereka
ءاذان telinga
لا tidak
يسمعون mendengar
بها dengannya (ayat-ayat)
أولئك mereka itu
كالأنعم seperti binatang ternak
بل bahkan
هم mereka
أضل lebih sesat
أولئك mereka itu
هم mereka
الغفلون orang-orang yang lalai

 

Surat Al-Anfal Ayat 2

إنما sesungguhnya hanyalah
المؤمنون orang-orang yang beriman
الذين orang-orang yang
إذا apabila
ذكر disebut
الله Allah
وجلت gemetarlah
قلوبهم hati mereka
وإذا dan apabila
تليت dibacakan
عليهم atas mereka
ءايته ayat-ayatNya
زادتهم ia menambahkan mereka
إيمنا keimanan mereka
وعلى dan kepada
ربهم Tuhan mereka
يتوكلون mereka bertawakkal
Surat Al-Anfal Ayat 10

وما dan tidak
جعله menjadikannya
الله Allah
إلا kecuali/melainkan
بشرى kabar gembira
ولتطمئن dan agar menetapkan
به dengannya
قلوبكم hatimu
وما dan tidak
النصر pertolongan/kemenangan
إلا kecuali
من dari
عند sisi
الله Allah
إن sesungguhnya
الله Allah
عزيز Maha Perkasa
حكيم Maha Bijaksana

 
Surat Al-Anfal Ayat 11

إذ ketika
يغشيكم (Allah) menutupkan/menjadikan kamu
النعاس mengantuk
أمنة perasaan tentram
منه daripadanya
وينزل dan (Allah) menurunkan
عليكم atasmu/kepadamu
من dari
السماء langit
ماء air/hujan
ليطهركم untuk menyucikan kamu
به dengannya
ويذهب dan menghilangkan
عنكم dari kamu
رجز kotoran/gangguan
الشيطن syaitan
وليربط dan untuk menguatkan
على atas
قلوبكم hatimu
ويثبت dan Dia memperteguh
به dengannya
الأقدام telapak kaki
Surat Al-Anfal Ayat 12

إذ ketika
يوحي mewahyukan
ربك Tuhanmu
إلى kepada
الملئكة Malaikat
أني sesungguhnya Aku
معكم bersama kamu
فثبتوا maka teguhkanlah
الذين orang-orang yang
ءامنوا (mereka) beriman
سألقي kelak akan Aku jatuhkan
في dalam
قلوب hati
الذين orang-orang yang
كفروا (mereka) kafir
الرعب rasa ketakutan
فاضربوا maka pukullah/penggallah
فوق diatas
الأعناق leher/tengkuk
واضربوا dan pukullah/potonglah
منهم dari mereka
كل tiap-tiap
بنان ujung jari

 

Surat Al-Anfal Ayat 24

يأيها wahai
الذين orang-orang yang
ءامنوا (mereka) beriman
استجيبوا penuhilah (seruan)
لله bagi Allah
وللرسول dan bagi Rasul
إذا apabila
دعاكم memanggil kamu
لما kepada apa/sesuatu
يحييكم yang menghidupkan kamu
واعلموا dan ketahuilah
أن bahwa sesungguhnya
الله Allah
يحول membatasi
بين antara
المرء seseorang
وقلبه dan hatinya
وأنه dan sesungguhnya Dia
إليه kepadaNya
تحشرون kamu dikumpulkan

 

Surat Al-Anfal Ayat 49

إذ ketika
يقول berkata
المنفقون orang-orang munafik
والذين dan orang-orang yang
في di dalam
قلوبهم hati mereka
مرض penyakit
غر menipu
هؤلاء mereka ini
دينهم agama mereka
ومن dan barang siapa
يتوكل bertawakkal
على atas/kepada
الله Allah
فإن maka sesungguhnya
الله Allah
عزيز Maha Perkasa
حكيم Maha Bijaksana

 

Surat Al-Anfal Ayat 63

وألف dan Dia menjinakkan/mempersatukan
بين antara
قلوبهم hati mereka
لو walaupun
أنفقت kamu membelanjakan
ما apa
في di dalam
الأرض bumi
جميعا semuanya
ما tidak dapat
ألفت kamu menjinakkan/mempersatukan
بين antara
قلوبهم hati mereka
ولكن akan tetapi
الله Allah
ألف menjinakkan/mempersatukan
بينهم diantara mereka
إنه sesungguhnya Dia
عزيز Maha Perkasa
حكيم Maha Bijaksana

 

Surat Al-Anfal Ayat 70

يأيها wahai
النبي Nabi
قل katakanlah
لمن kepada orang
في dalam
أيديكم tanganmu
من dari
الأسرى tawanan
إن jika
يعلم mengetahui
الله Allah
في dalam
قلوبكم hati kamu
خيرا kebaikan
يؤتكم Dia akan memberikan kepadamu
خيرا kebaikan/lebih baik
مما dari apa
أخذ telah diambil
منكم dari kamu
ويغفر dan Dia akan mengampuni
لكم bagi kamu
والله dan Allah
غفور Maha Pengampun
رحيم Maha Penyayang

 
Surat At-Taubah Ayat 8

كيف bagaimana
وإن dan jika
يظهروا mereka menampakkan/mengalahkan
عليكم atasmu
لا tidak
يرقبوا mereka memelihara
فيكم terhadap kamu
إلا kerabat
ولا dan tidak
ذمة perjanjian
يرضونكم mereka menyenangkan kamu
بأفوههم dengan mulut mereka
وتأبى dan menolak/enggan
قلوبهم hati mereka
وأكثرهم dan kebanyakan mereka
فسقون orang-orang fasik

 

Surat At-Taubah Ayat 15

ويذهب dan Dia menghilangkan
غيظ kemarahan/panas
قلوبهم hati mereka
ويتوب dan menerima taubat
الله Allah
على atas
من orang
يشاء Dia kehendaki
والله dan Allah
عليم Maha Mengetahui
حكيم Maha Bijaksana

 
Surat At-Taubah Ayat 45

إنما sesungguhnya hanyalah
يستأذنك akan meminta kepadamu
الذين orang-orang yang
لا tidak
يؤمنون (mereka) beriman
بالله kepada Allah
واليوم dan hari
الاءخر akhirat
وارتابت dan ragu-ragu
قلوبهم hati mereka
فهم maka mereka
في didalam
ريبهم keragu-raguan mereka
يترددون mereka bimbang

 
Surat At-Taubah Ayat 60

إنما sesungguhnya hanyalah
الصدقت sedekah
للفقراء untuk orang-orang fakir
والمسكين dan orang-orang miskin
والعملين dan ‘amil/pengurus
عليها atasnya (zakat)
والمؤلفة dan para muallaf
قلوبهم hati mereka
وفي dan didalam/untuk
الرقاب memerdekakan budak
والغرمين dan orang-orang yang berhutang
وفي dan untuk
سبيل jalan
الله Allah
وابن dan orang-orang
السبيل dalam perjalanan
فريضة ketetapan
من dari
الله Allah
والله dan Allah
عليم Maha Mengetahui
حكيم Maha Bijaksana

 
Surat At-Taubah Ayat 64

يحذر takut
المنفقون orang-orang munafik
أن jika
تنزل diturunkan
عليهم atas mereka
سورة suatu surat
تنبئهم ia menerangkan kepada mereka
بما dengan/tentang apa
في dalam
قلوبهم hati mereka
قل katakanlah
استهزءوا berolok-oloklah kamu
إن sesungguhnya
الله Allah
مخرج mengeluarkan/melahirkan
ما apa
تحذرون kamu takutkan

 
Surat At-Taubah Ayat 77

فأعقبهم maka (Allah) menimbulkan mereka
نفاقا kemunafikan
في dalam
قلوبهم hati mereka
إلى sampai/kepada
يوم hari/waktu
يلقونه mereka menemuiNya
بما dengan apa/sebab
أخلفوا mereka memungkiri
الله Allah
ما apa
وعدوه mereka janjikan kepadaNya
وبما dan dengan apa /sebab
كانوا adalah mereka
يكذبون mereka berdusta

 
Surat At-Taubah Ayat 87

رضوا mereka rela
بأن bahwa mereka
يكونوا ada/berada
مع bersama
الخوالف orang yang tinggal
وطبع dan telah dicap/kunci mati
على atas
قلوبهم hati mereka
فهم maka/karena mereka
لا tidak
يفقهون mereka mengerti

 
Surat At-Taubah Ayat 93

إنما sesungguhnya hanyalah
السبيل jalan
على atas/terhadap
الذين orang-orang yang
يستئذنونك mereka minta izin kepadamu
وهم dan/padahal mereka
أغنياء orang-orang kaya
رضوا mereka rela
بأن dengan bahwa
يكونوا mereka adalah
مع bersama
الخوالف orang-orang yang tinggal
وطبع dan telah mencap/kunci mati
الله Allah
على atas
قلوبهم hati mereka
فهم maka mereka
لا tidak
يعلمون mereka mengetahui

 
Surat At-Taubah Ayat 110

لا tidak
يزال senantiasa
بنينهم bangunan-bangunan mereka
الذي yang
بنوا mereka bangun
ريبة keraguan
في dalam
قلوبهم hati mereka
إلا kecuali
أن telah
تقطع putus/hancur
قلوبهم hati mereka
والله dan Allah
عليم Maha Mengetahui
حكيم Maha Bijaksana

 

Surat At-Taubah Ayat 117

لقد sesungguhnya
تاب telah menerima taubat
الله Allah
على atas
النبي Nabi
والمهجرين dan orang-orang Muhajirin
والأنصار dan orang-orang Anshor
الذين orang-orang yang
اتبعوه (mereka) mengikutinya
في dalam
ساعة waktu/masa
العسرة kesulitan
من dari
بعد sesudah
ما apa
كاد hampir-hampir
يزيغ berpaling
قلوب hati
فريق segolongan
منهم dari mereka
ثم kemudian
تاب Dia menerima taubat
عليهم atas mereka
إنه sesungguhnya Dia
بهم dengan/kepada mereka
رءوف Maha Pengasih
رحيم Maha Penyayang

 
Surat At-Taubah Ayat 125

وأما dan adapun
الذين orang-orang yang
في didalam
قلوبهم hati mereka
مرض penyakit
فزادتهم maka menambah mereka
رجسا kotor
إلى pada/disamping
رجسهم kekotoran mereka
وماتوا dan mereka mati
وهم dan mereka
كفرون dalam keadaan kafir

 
Surat At-Taubah Ayat 127

وإذا dan apabila
ما apa
أنزلت diturunkan
سورة suatu surat
نظر memandang
بعضهم sebagian mereka
إلى kepada
بعض sebagian lainnya
هل apakah
يريكم melihatmu
من dari
أحد seorang
ثم kemudian
انصرفوا mereka berpaling/pergi
صرف memalingkan
الله Allah
قلوبهم hati mereka
بأنهم karena sesungguhnya mereka
قوم kaum
لا tidak
يفقهون mereka mengerti

 
Surat Yunus 10 Ayat 74

ثم kemudian
بعثنا Kami utus
من dari
بعده sesudahnya
رسلا beberapa Rasul
إلى kepada
قومهم kaum mereka
فجاءوهم maka datang kepada mereka
بالبينت dengan keterangan yang nyata
فما maka tidak
كانوا adalah mereka
ليؤمنوا mereka hendak beriman
بما dengan apa/disebabkan
كذبوا mereka mendustakan
به dengannya
من dari
قبل sebelum
كذلك demikianlah
نطبع Kami kunci/cap
على atas
قلوب hati-hati
المعتدين orang-orang yang melampaui batas

 
Surat Yunus Ayat 88

وقال dan berkata
موسى Musa
ربنا ya Tuhan kami
إنك sesungguhnya Engkau
ءاتيت telah Engkau datangkan/berikan
فرعون Fir’aun
وملأه dan pemuka-pemukanya
زينة perhiasan
وأمولا dan harta kekayaan
في didalam
الحيوة kehidupan
الدنيا dunia
ربنا ya Tuhan kami
ليضلوا untuk mereka menyesatkan
عن dari
سبيلك jalan Engkau
ربنا ya Tuhan kami
اطمس binasakanlah
على atas
أمولهم harta kekayaan mereka
واشدد dan keraskan
على atas
قلوبهم hati mereka
فلا maka tidak
يؤمنوا mereka beriman
حتى sehingga
يروا mereka melihat
العذاب siksaan
الأليم pedih

 
Surat Ar-Ra’d 13 Ayat 28

 
الذين orang-orang yang
ءامنوا (mereka)beriman
وتطمئن dan menjadi tenteram
قلوبهم hati mereka
بذكر dengan mengingat
الله Allah
ألا ingatlah
بذكر dengan mengingat
الله Allah
تطمئن menjadi tenteram
القلوب hati

 

Surat An-Nahl 16 Ayat 22

إلهكم Tuhanmu
إله Tuhan
وحد Maha Esa
فالذين maka orang-orang yang
لا tidak
يؤمنون mereka beriman
بالاءخرة dengan hari akhir
قلوبهم hati mereka
منكرة mengingkari
وهم dan mereka
مستكبرون orang-orang yang sombong

 
Surat An-Nahl Ayat 106

 
من barang siapa
كفر kafir
بالله kepada Allah
من dari
بعد sesudah
إيمنه imannya
إلا kecuali
من orang
أكره dipaksa
وقلبه dan hatinya
مطمئن tenteram
بالإيمن dengan iman
ولكن akan tetapi
من barang siapa
شرح melapangkan
بالكفر dengan kakafiran
صدرا dada
فعليهم maka atas mereka
غضب kemurkaan
من dari
الله Allah
ولهم dan bagi mereka
عذاب azab
عظيم besar

 

Surat An-Nahl Ayat 108

 
أولئك mereka itu
الذين orang-orang yang
طبع telah mengunci mati
الله Allah
على atas
قلوبهم hati mereka
وسمعهم dan pendengaran mereka
وأبصرهم dan penglihatan mereka
وأولئك dan mereka itu
هم mereka
الغفلون orang-orang yang lalai

 

Surat Al-Isra 17 Ayat 46

 
وجعلنا dan Kami jadikan/adakan
على atas
قلوبهم hati mereka
أكنة tutup
أن mereka (tidak) dapat
يفقهوه memahaminya
وفي dan dalam
ءاذانهم telinga mereka
وقرا sumbat
وإذا dan apabila
ذكرت kamu menyebut
ربك Tuhanmu
في dalam
القرءان Al-Qur’an
وحده sendiri-Nya
ولوا mereka berpaling
على atas
أدبرهم belakang mereka
نفورا lari

 

Surat Al-Kahf Ayat 14

وربطنا dan Kami meneguhkan
على atas
قلوبهم hati mereka
إذ tatkala
قاموا mereka berdiri
فقالوا maka/lalu mereka berkata
ربنا Tuhan kami
رب Tuhan
السموت langit
والأرض dan bumi
لن tidak
ندعوا kami menyeru
من dari
دونه selain Dia
إلها Tuhan
لقد sesungguhnya
قلنا kami telah mengatakan
إذا jika demikian
شططا jauh dari kebenaran

 

Surat Al-Kahf Ayat 28

واصبر dan bersabarlah
نفسك dirimu
مع bersama-sama
الذين orang-orang yang
يدعون (mereka) menyeru
ربهم Tuhan mereka
بالغدوة di waktu pagi
والعشي dan petang
يريدون mereka menghendaki/mengharapkan
وجهه wajah/keridhaan-Nya
ولا dan jangan
تعد kamu melewati batas/berpaling
عيناك kedua matamu
عنهم dari mereka
تريد kamu menghendaki
زينة perhiasan
الحيوة kehidupan
الدنيا dunia
ولا dan jangan
تطع kamu taat/mengikuti
من orang
أغفلنا Kami telah lalaikan
قلبه hatinya
عن dari
ذكرنا mengingat Kami
واتبع dan dia mengikuti
هويه hawa nafsunya
وكان dan adalah
أمره urusannya
فرطا melewati batas

 

Surat Al-Kahf Ayat 57

ومن dan siapakah
أظلم lebih zalim
ممن dari pada orang
ذكر diperingatkan
بءايت dengan ayat-ayat
ربه Tuhannya
فأعرض lalu dia berpaling
عنها dari padanya
ونسي dan dia melupakan
ما apa yang
قدمت telah dikerjakan
يداه tangannya
إنا sesungguhnya Kami
جعلنا Kami jadikan
على atas
قلوبهم hati mereka
أكنة tutup
أن akan
يفقهوه mereka memahami
وفي dan dalam
ءاذانهم telinga mereka
وقرا sumbatan
وإن dan jika
تدعهم kamu menyeru
إلى kepada
الهدى petunjuk
فلن maka tidak
يهتدوا mereka mendapat petunjuk
إذا jika demikian
أبدا selama-lamanya

 

Surat Al-Anbiya 21 Ayat 3

لاهية dalam keadaan lalai
قلوبهم hati mereka
وأسروا dan mereka merahasiakan
النجوى pembicaraan
الذين orang-orang yang
ظلموا (mereka) zalim
هل apakah/bukankah
هذا ini
إلا melainkan/hanyalah
بشر seorang manusia
مثلكم seperti kamu
أفتأتون apakah kamu datang/menerima
السحر sihir
وأنتم dan/padahal kamu
تبصرون kamu melihat

 

Surat Al-Hajj 22 Ayat 32

 
ذلك demikianlah
ومن dan barangsiapa
يعظم memuliakan/menghormati
شعئر syi’ar-syi’ar
الله Allah
فإنها maka sesungguhnya itu
من dari
تقوى ketakwaan
القلوب hati

 

Surat Al-Hajj Ayat 35

 
الذين orang-orang yang
إذا apabila
ذكر disebut
الله Allah
وجلت bergetar
قلوبهم hati mereka
والصبرين dan orang-orang yang sabar
على atas
ما apa
أصابهم menimpa mereka
والمقيمي dan orang-orang yang mendirikan
الصلوة shalat
ومما dan dari apa
رزقنهم telah Kami rezekikan pada mereka
ينفقون mereka menafkahkan

 

Surat Al-Hajj Ayat 46

 
أفلم maka apakah tidak
يسيروا mereka berjalan
في di
الأرض muka bumi
فتكون maka adalah
لهم bagi mereka (mempunyai)
قلوب hati
يعقلون mereka memahami / berakal
بها dengannya/dengan itu
أو atau
ءاذان telinga
يسمعون mereka mendengar
بها dengannya/dengan itu
فإنها maka sesungguhnya ia
لا tidak
تعمى buta
الأبصر pandangan/mata
ولكن akan tetapi
تعمى buta
القلوب hati (mata)
التي yang
في di
الصدور dalam dada

 

Surat Al-Hajj Ayat 53

 
ليجعل karena Dia hendak menjadikan
ما apa yang
يلقي dimasukkan
الشيطن syaitan
فتنة fitnah/cobaan
للذين bagi orang-orang yang
في dalam
قلوبهم hati mereka
مرض penyakit
والقاسية dan keras
قلوبهم hati mereka
وإن dan sesungguhnya
الظلمين orang-orang yang zalim
لفي benar-benar dalam
شقاق pertentangan
بعيد yang jauh

 

Surat Al-Hajj Ayat 54

 
وليعلم dan supaya mengetahui
الذين orang-orang yang
أوتوا (mereka) diberi
العلم ilmu pengetahuan
أنه bahwasanya ia
الحق benar
من dari
ربك Tuhanmu
فيؤمنوا lalu mereka beriman
به dengannya
فتخبت maka tunduk
له padanya
قلوبهم hati mereka
وإن dan sesungguhnya
الله Allah
لهاد sungguh memimpin
الذين orang-orang yang
ءامنوا (mereka)
إلى kepada
صرط jalan
مستقيم yang lurus

 

Surat Al-Mu’minun 23 Ayat 60

 
والذين dan orang-orang yang
يؤتون (mereka) memberikan
ما apa
ءاتوا yang mereka berikan
وقلوبهم dan hati mereka
وجلة takut
أنهم sesungguhnya mereka
إلى kepada
ربهم Tuhan mereka
رجعون mereka kembali

 

Surat Al-Mu’minun Ayat 63

 
بل bahkan
قلوبهم hati mereka
في dalam
غمرة kesesatan
من dari
هذا ini
ولهم dan bagi
أعمل perbuatan-perbuatan
من dari
دون selain
ذلك itu
هم mereka
لها kepadanya
عملون mereka mengerjakan

 

Surat An-Nur Ayat 37

 
رجال orang-orang lelaki
لا tidak
تلهيهم melalaikan mereka
تجرة perniagaan
ولا dan tidak
بيع jual-beli
عن dari
ذكر mengingat
الله Allah
وإقام dan mendirikan
الصلوة salat
وإيتاء dan membayarkan
الزكوة zakat
يخافون mereka takut
يوما pada hari
تتقلب bolak-balik/goncang
فيه padanya/hari itu
القلوب hati
والأبصر dan penglihatan

 

Surat An-Nur 24 Ayat 50

 
أفي apakah dalam
قلوبهم hati mereka
مرض penyakit
أم ataukah
ارتابوا mereka ragu-ragu
أم ataukah
يخافون mereka takut
أن bahwa
يحيف berlaku tidak adil/zalim
الله Allah
عليهم atas mereka
ورسوله dan Rasul-Nya
بل sebenarnya
أولئك mereka itu
هم mereka
الظلمون orang-orang yang zalim

 

Surat Ash-Shu’ara 26 Ayat 89

 
إلا kecuali
من orang
أتى datang/menghadap
الله Allah
بقلب dengan hati
سليم selamat/bersih

 

Surat Ash-Shu’ara Ayat 194

 
على atas/kedalam
قلبك hatimu
لتكون agar kamu ada/menjadi
من dari/diantara
المنذرين orang-orang yang memberi peringatan

 

Surat Ash-Shu’ara Ayat 200

 
كذلك seperti demikianlah
سلكنه Kami masukkan ia
في kedalam
قلوب hati
المجرمين orang-orang yang berdosa

 

Surat Al-Qasas 28 Ayat 10

 
وأصبح dan menjadi
فؤاد hati
أم ibu
موسى Musa
فرغا kosong
إن sungguh
كادت ia hampir
لتبدي ia menyatakan
به dengannya
لولا jika tidak
أن bahwa
ربطنا Kami teguhkan
على atas
قلبها hatinya
لتكون supaya ia adalah
من dari/termasuk
المؤمنين orang-orang yang beriman

 

Surat Ar-Rum 30 Ayat 59

 
كذلك seperti demikian
يطبع mengunci mati/mencap
الله Allah
على atas
قلوب hati-hati
الذين orang-orang yang
لا (mereka) tidak
يعلمون mengetahui/memahami

 

Surat Al-Ahzab 33 Ayat 4

 
ما tidak
جعل menjadikan
الله Allah
لرجل bagi seorang laki-laki
من dari
قلبين dua hati
في dalam
جوفه lambungnya
وما dan tidak
جعل Dia menjadikan
أزوجكم isteri-isterimu
الئي yang
تظهرون kamu nyatakan
منهن dari pada mereka
أمهتكم ibu-ibu kamu
وما dan tidak
جعل Dia menjadikan
أدعياءكم anak angkatmu
أبناءكم anak-anakmu
ذلكم demikian itu
قولكم perkataanmu
بأفوهكم dengan mulutmu
والله dan Allah
يقول mengatakan
الحق benar
وهو dan Dia
يهدي memberi petunjuk
السبيل jalan

 

Surat Al-Ahzab Ayat 5

 
ادعوهم panggillah mereka
لءابائهم dengan bapak-bapak mereka
هو hal itu
أقسط lebih adil
عند di sisi
الله Allah
فإن maka jika
لم tidak
تعلموا kamu mengetahui
ءاباءهم bapak-bapak mereka
فإخونكم maka saudaramu
في dalam
الدين agama
وموليكم dan maulana-maulanamu
وليس dan tidak
عليكم atasmu
جناح berdosa
فيما dalam hal
أخطأتم kamu membuat kesalahan
به dengannya
ولكن tetapi
ما apa yang
تعمدت sengaja
قلوبكم hati-hati kamu
وكان dan adalah
الله Allah
غفورا Maha Pengampun
رحيما Maha Penyayang

 

Surat Al-Ahzab Ayat 10

 
إذ tatkala
جاءوكم mereka datang kepadamu
من dari
فوقكم atasmu
ومن dan dari
أسفل bawah
منكم dari kamu
وإذ dan ketika
زاغت berobah
الأبصر pandangan
وبلغت dan sampai
القلوب hati
الحناجر tenggorokkan
وتظنون dan kamu menyangka
بالله terhadap Allah
الظنونا persangkaan yang salah

 
Surat Al-Ahzab Ayat 12

 

 
وإذ dan ketika
يقول berkata
المنفقون orang-orang munafik
والذين dan orang-orang yang
في dalam
قلوبهم hati mereka
مرض berpenyakit
ما tidak
وعدنا menjanjikan kepada kami
الله Allah
ورسوله dan rasul-Nya
إلا kecuali
غرورا tipuan

 

Surat Al-Ahzab Ayat 26

 
وأنزل dan Dia menurunkan
الذين orang-orang yang
ظهروهم membantu mereka
من dari
أهل ahli
الكتب kitab
من dari
صياصيهم benteng-benteng mereka
وقذف dan Dia memasukkan
في pada
قلوبهم hati mereka
الرعب rasa takut
فريقا sebagian
تقتلون kamu membunuh
وتأسرون dan kamu menawan
فريقا sebagian

 
Surat Al-Ahzab Ayat 32

 
ينساء Hai nisa’
النبي Nabi
لستن tidaklah kamu
كأحد seperti seseorang
من dari
النساء wanita-wanita
إن jika
اتقيتن kamu taat/patuh
فلا maka jangan
تخضعن kamu tunduk
بالقول dengan/dalam perkataan/pembicaraan
فيطمع maka (sehingga) berkeinginan
الذي orang yang
في dalam
قلبه hatinya
مرض penyakit
وقلن dan berkatalah
قولا perkataan
معروفا yang baik

 

Surat Al-Ahzab Ayat 51

 
ترجي kamu menjauhi/menceraikan
من siapa
تشاء kamu kehendaki
منهن dari/di antara mereka
وتءوي kamu beri perlindungan/menggauli
إليك kepadamu
من siapa
تشاء yang dikehendaki
ومن dan siapa
ابتغيت kamu ingini
ممن dan siapa/orang
عزلت kamu lepaskan/ceraikan
فلا maka tidak
جناح berdosa
عليك atasmu
ذلك seperti itulah
أدنى lebih dekat
أن bahwa
تقر menyejukkan
أعينهن mata mereka
ولا dan tidak
يحزن mereka tidak merasa sedih
ويرضين dan mereka rela
بما dengan apa-apa
ءاتيتهن kamu telah berikan kepada mereka
كلهن semuanya
والله dan Allah
يعلم mengetahui
ما apa
في pada
قلوبكم hati kamu
وكان dan adalah
الله Allah
عليما Maha Mengetahui
حليما Maha Penyantun

 

Surat Al-Ahzab Ayat 53

 
يأيها wahai
الذين orang-orang yang
ءامنوا beriman
لا tidak
تدخلوا kamu memasuki
بيوت rumah
النبي nabi
إلا kecuali
أن bahwa
يؤذن diizinkan
لكم bagimu
إلى kecuali
طعام makanan
غير tidak
نظرين menunggu-nunggu
إنه sesungguhnya
ولكن dan adalah
إذا apabila
دعيتم kamu diundang
فادخلوا maka masuklah
فإذا maka apabila
طعمتم kamu selesai makan
فانتشروا maka bertebaranlah/keluarlah
ولا dan jangan
مستئنسين beramah tamah/asyik
لحديث untuk percakapan
إن sesungguhnya
ذلكم yang demikian itu
كان adalah
يؤذي menyakiti/mengganggu
النبي nabi
فيستحي lalu dia malu
منكم dari kamu/kepadamu
والله dan Allah
لا tidak
يستحي malu
من dari
الحق kebenaran
وإذا dan apabila
سألتموهن kamu meminta kepada mereka
متعا satu keperluan
فاسءلوهن maka mintalah kepada mereka
من dari
وراء belakang
حجاب tabir
ذلكم demikian itu
أطهر lebih mensucikan
لقلوبكم bagi hatimu
وقلوبهن dan hati mereka
وما dan tidak
كان adalah
لكم bagimu
أن bahwa
تؤذوا kamu menyakiti/mengganggu
رسول utusan/rasul
الله Allah
ولا dan tidak
أن bahwa
تنكحوا kamu mengawini
أزوجه istri-istrinya
من dari
بعده sesudahnya
أبدا selama-lamanya
إن sesungguhnya
ذلكم demikian itu
كان adalah
عند disisi
الله Allah
عظيما besar

 
Surat Al-Ahzab Ayat 60

 
لئن sesungguhnya jika
لم tidak
ينته berhenti
المنفقون orang-orang munafik
والذين dan orang-orang yang
في pada
قلوبهم hati mereka
مرض penyakit
والمرجفون dan orang-orang yang menyiarkan fitnah
في pada
المدينة Madinah/kota
لنغرينك niscaya Kami perintahkan kamu menyerang
بهم dengan mereka
ثم kemudian
لا tidak
يجاورونك mereka jadi tetanggamu
فيها didalamnya
إلا kecuali
قليلا sedikit

 

Surat Saba’ 34 Ayat 23

 
ولا dan tidak
تنفع berguna
الشفعة pertolongan
عنده di sisi-Nya
إلا kecuali
لمن bagi orang
أذن Dia izinkan
له baginya
حتى sehingga
إذا apabila
فزع dihilangkan ketakutan
عن dari
قلوبهم hati mereka
قالوا mereka berkata
ماذا apakah
قال berkata/kata
ربكم Tuhanmu
قالوا mereka berkata (menjawab)
الحق kebenaran
وهو dan Dia
العلي Maha Tinggi
الكبير Maha Besar

 

Surat As-Saffat 37 Ayat 84

 
إذ ketika
جاء dia datang
ربه Tuhannya
بقلب dengan hati
سليم selamat/suci

 

Surat Az-Zumar 39 Ayat 22

 
أفمن apakah maka orang
شرح melapangkan
الله Allah
صدره dadanya
للإسلم untuk Islam
فهو maka dia
على atas
نور cahaya
من dari
ربه Tuhannya
فويل maka kecelakaanlah
للقسية bagi yang keras/membatu
قلوبهم hati mereka
من dari
ذكر mengingat
الله Allah
أولئك mereka itu
في dalam
ضلل kesesatan
مبين nyata

 

Surat Az-Zumar Ayat 23

 
الله Allah
نزل Dia menurunkan
أحسن paling baik
الحديث pembicaraan/perkataan
كتبا Kitab
متشبها serupa
مثاني berulang-ulang
تقشعر gemetar
منه dari padanya/karenanya
جلود kulit-kulit
الذين orang-orang yang
يخشون (mereka) takut
ربهم Tuhan mereka
ثم kemudian
تلين menjadi lembut/tenang
جلودهم kulit-kulit mereka
وقلوبهم dan hati mereka
إلى kepada
ذكر mengingat
الله Allah
ذلك demikianlah
هدى petunjuk
الله Allah
يهدي Dia memberi petunjuk
به dengannya
من siapa
يشاء Dia kehendaki
ومن dan barang siapa
يضلل menyesatkan
الله Allah
فما maka tidak
له baginya
من dari
هاد seorang petunjuk/pemimpin

 

Surat Az-Zumar Ayat 45

 
وإذا dan apabila
ذكر disebut
الله Allah
وحده sendiri-Nya
اشمأزت mengerut/kesal
قلوب hati
الذين orang-orang yang
لا tidak
يؤمنون mereka beriman
بالاءخرة kepada hari akhirat
وإذا dan apabila
ذكر disebut
الذين orang-orang (sembahan)
من dari
دونه selain Dia/Allah
إذا tiba-tiba
هم mereka
يستبشرون mereka bergembira

 

Surat Al-Ghafir/Al-Mu’min 40 Ayat 18

 

وأنذرهم dan berilah mereka peringatan
يوم hari
الءازفة yang dekat
إذ ketika
القلوب hati
لدى sampai pada
الحناجر kerongkongan
كظمين menahan kesedihan
ما tidaklah
للظلمين bagi orang-orang yang zalim
من dari
حميم kawan dekat
ولا dan tidak
شفيع penolong
يطاع dipatuhi

 

Surat Al-Ghafir/Al-Mu’min Ayat 35

 
الذين orang-orang yang
يجدلون mereka membantah
في pada
ءايت ayat-ayat
الله Allah
بغير dengan tanpa
سلطن alasan
أتاهم datang kepada mereka
كبر amat besar
مقتا kemurkaan/kebencian
عند di sisi
الله Allah
وعند dan di sisi
الذين orang-orang yang
ءامنوا beriman
كذلك demikianlah
يطبع menutup
الله Allah
على atas
كل setiap
قلب hati
متكبر orang yang sombong
جبار sewenang-wenang

 

Surat Fussilat 41 Ayat 5

 
وقالوا dan mereka berkata
قلوبنا hati kami
في dalam
أكنة tutupan
مما dari apa
تدعونا kamu menyeru kami
إليه kepadanya
وفي dan dalam
ءاذاننا telinga kami
وقر sumbat
ومن dan dari
بيننا antara kami
وبينك dan antara kamu
حجاب dinding
فاعمل maka bekerjalah
إننا sesungguhnya kami
عملون orang-orang yang bekerja

 

Surat Ash-Shura 42 Ayat 24

 
أم atau
يقولون mereka mengatakan
افترى dia mengada-adakan
على terhadap
الله Allah
كذبا dusta
فإن maka jika
يشأ menghendaki
الله Allah
يختم Dia menutup
على atas
قلبك hatimu
ويمح dan menghapuskan
الله Allah
البطل bathil
ويحق dan Dia membenarkan
الحق benar
بكلمته dengan kalimat-kalimat-Nya
إنه sesungguhnya Dia
عليم Maha Mengetahui
بذات dengan yang ada
الصدور dada

 

Surat Al-Jathiya 45 Ayat 23

 

أفرءيت adakah kamu melihat
من orang
اتخذ ia menjadikan
إلهه Tuhannya
هوه hawa nafsunya
وأضله dan membiarkan sesat padanya
الله Allah
على atas
علم pengetahuan
وختم dan Dia menutup
على atas
سمعه pendengarannya
وقلبه dan hatinya
وجعل dan Dia menjadikan
على atas
بصره penglihatannya
غشوة tutupan
فمن maka siapakah
يهديه memberi petunjuk kepadanya
من dari
بعد sesudah
الله Allah
أفلا apakah maka tidak
تذكرون kamu ingat/mengambil pelajaran

 

Surat Muhammad/Al-Qital 47 Ayat 16

 
ومنهم dan diantara mereka
من orang
يستمع dia mendengarkan
إليك kepadamu
حتى sehingga
إذا apabila
خرجوا mereka keluar
من dari
عندك sisimu
قالوا mereka berkata
للذين kepada orang-orang yang
أوتوا mereka di beri
العلم pengetahuan
ماذا apakah
قال berkata
ءانفا kemarin/tadi
أولئك mereka itu
الذين orang-orang yang
طبع menutup mati
الله Allah
على atas
قلوبهم hati mereka
واتبعوا dan mereka mengikuti
أهواءهم hawa nafsu mereka

 

Surat Muhammad/Al-Qital Ayat 20

 
ويقول dan berkata
الذين orang-orang yang
ءامنوا beriman
لولا mengapa tidak
نزلت diturunkan
سورة suatu surat
فإذا maka apabila
أنزلت diturunkan
سورة suatu surat
محكمة jelas maksudnya
وذكر dan disebutkan
فيها didalamnya
القتال perang
رأيت kamu lihat
الذين orang-orang yang
في didalam
قلوبهم hati mereka
مرض penyakit
ينظرون mereka memandang
إليك kepadamu
نظر pandangan
المغشي pingsan
عليه atasnya
من dari
الموت kematian
فأولى maka lebih utama
لهم bagi mereka

 
Surat Muhammad/Al-Qital 47 Ayat 24

 
أفلا apakah maka tidak
يتدبرون mereka memperhatikan
القرءان Al Qur’an
أم atau
على atas
قلوب hati
أقفالها kuncinya

 

Surat Muhammad/Al-Qital Ayat 29

 
أم atau
حسب mengira
الذين orang-orang yang
في dalam
قلوبهم hati mereka
مرض penyakit
أن bahwa
لن tidak
يخرج mengeluarkan
الله Allah
أضغنهم kedengkian mereka

 

Surat Al-Fath 48 Ayat 4

 
هو Dia
الذي yang
أنزل menurunkan
السكينة ketenteraman
في dalam
قلوب hati
المؤمنين orang-orang yang beriman
ليزدادوا supaya mereka bertambah
إيمنا keimanan
مع beserta
إيمنهم keimanan mereka
ولله dan kepunyaan Allah
جنود bala tentara
السموت langit
والأرض dan bumi
وكان dan adalah
الله Allah
عليما Maha Mengetahui
حكيما Maha Bijaksana

 
Surat Al-Fath Ayat 11

 
سيقول akan mengatakan
لك kepadamu
المخلفون mereka tertinggal
من dari
الأعراب orang-orang arab dusun
شغلتنا telah menyibukkan kami
أمولنا harta kami
وأهلونا dan keluarga kami
فاستغفر maka mohon ampunan
لنا bagi kami
يقولون mereka berkata
بألسنتهم dengan lisan mereka
ما apa yang
ليس tidak ada
في dalam
قلوبهم hati mereka
قل katakanlah
فمن maka siapakah
يملك memiliki/kuasa
لكم untukmu
من dari
الله Allah
شيءا sedikitpun
إن jika
أراد Dia menghendaki
بكم denganmu
ضرا mudharat/bahaya
أو atau
أراد Dia menghendaki
بكم denganmu
نفعا manfaat
بل bahkan
كان adalah
الله Allah
بما terhadap apa
تعملون kamu kerjakan
خبيرا Maha Mengetahui

 

Surat Al-Fath Ayat 12

 
بل bahkan/tetapi
ظننتم kamu telah menyangka
أن bahwa
لن tidak akan
ينقلب berbalik/kembali
الرسول rasul
والمؤمنون dan orang-orang mukmin
إلى kepada
أهليهم keluarga mereka
أبدا selama-lamanya
وزين dan menjadikan memandang baik
ذلك demikian itu
في dalam
قلوبكم hatimu
وظننتم dan kamu telah menyangka
ظن sangkaan
السوء buruk
وكنتم dan kamu adalah
قوما kaum
بورا binasa

 

Surat Al-Fath Ayat 18

 
لقد sesungguhnya
رضي meridhai
الله Allah
عن dari
المؤمنين orang-orang yang beriman
إذ ketika
يبايعونك mereka berjanji setia kepadamu
تحت di bawah
الشجرة pohon
فعلم maka Dia mengetahui
ما apa yang
في di dalam
قلوبهم hati mereka
فأنزل lalu Dia menurunkan
السكينة ketenteraman
عليهم atas mereka
وأثبهم dan Dia memberi balasan kepada mereka
فتحا kemenangan
قريبا dekat

 

Surat Al-Fath Ayat 26

 
إذ tatkala
جعل menjadikan/membuat
الذين orang-orang yang
كفروا kafir
في dalam
قلوبهم hati mereka
الحمية kesombongan
حمية kesombongan
الجهلية jahiliyah
فأنزل maka menurunkan
الله Allah
سكينته ketenteraman
على atas
رسوله rasul-Nya
وعلى dan atas
المؤمنين orang-orang yang beriman
وألزمهم dan Dia menetapkan mereka
كلمة kalimat
التقوى takwa
وكانوا dan adalah mereka
أحق lebih berhak
بها dengannya
وأهلها dan ahlinya
وكان dan adalah
الله Allah
بكل dengan segala
شيء sesuatu
عليما Maha Mengetahui

 

Surat Al-Hujurat 49 Ayat 3

 
إن sesungguhnya
الذين orang-orang yang
يغضون merendahkan
أصوتهم suara mereka
عند di sisi
رسول rasul
الله Allah
أولئك mereka itu
الذين orang-orang yang
امتحن menguji
الله Allah
قلوبهم hati mereka
للتقوى untuk bertakwa
لهم bagi mereka
مغفرة ampunan
وأجر dan pahala
عظيم besar

 

Surat Al-Hujurat Ayat 7

 
واعلموا dan ketahuilah
أن bahwa
فيكم diantara kamu
رسول rasul
الله Allah
لو jika
يطيعكم dia mentaati kamu
في dalam
كثير banyak
من dari
الأمر urusan
لعنتم tentu menyusahkan kamu
ولكن tetapi
الله Allah
حبب menjadikan cinta
إليكم kepadamu
الإيمن keimanan
وزينه dan Dia menjadikannya indah
في dalam
قلوبكم hatimu
وكره dan Dia menjadikan benci
إليكم kepadamu
الكفر kekafiran
والفسوق dan kefasikan
والعصيان dan kedurhakaan
أولئك mereka itu
هم mereka
الرشدون orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus

 
Surat Al-Hujurat Ayat 14

 
قالت berkata
الأعراب orang-orang Arab dusun
ءامنا kami telah beriman
قل katakanlah
لم belum
تؤمنوا kamu beriman
ولكن tetapi
قولوا katakan
أسلمنا kami telah menyerahkan diri
ولما dan belum
يدخل masuk
الإيمن keimanan
في dalam
قلوبكم hati kamu
وإن dan jika
تطيعوا kamu taat
الله Allah
ورسوله dan rasul-Nya
لا tidak
يلتكم Dia mengurangi kamu
من dari
أعملكم amalanmu
شيءا sesuatu pun
إن sesungguhnya
الله Allah
غفور Maha Pengampun
رحيم Maha Penyayang

 
Surat Qaf 50 Ayat 33

 
من siapa
خشي dia takut
الرحمن Yang Maha Pemurah
بالغيب dengan yang gaib
وجاء dan datang
بقلب dengan hati
منيب bertaubat

 
Surat Qaf Ayat 37

 
إن sesungguhnya
في pada yang
ذلك demikian itu
لذكرى benar-benar peringatan
لمن bagi siapa
كان adalah dia
له baginya
قلب hati
أو atau
ألقى dia menggunakan
السمع pendengaran
وهو dan dia
شهيد menyaksikan

 
Surat Al-hadid 57 Ayat 16

 
ألم apakah tidak
يأن datang
للذين orang-orang yang
ءامنوا beriman
أن bahwa
تخشع tunduk
قلوبهم hati mereka
لذكر untuk mengingat
الله Allah
وما dan apa
نزل menurunkan
من dari
الحق kebenaran
ولا dan tidak
يكونوا adalah mereka
كالذين seperti orang-orang yang
أوتوا (mereka) diberi
الكتب Al Kitab
من dari
قبل sebelum
فطال lalu panjang
عليهم atas mereka
الأمد masa
فقست maka keras
قلوبهم hati mereka
وكثير dan kebanyakan
منهم diantara mereka
فسقون orang-orang fasik

 

Surat Al-hadid 57 Ayat 27

 
ثم kemudian
قفينا Kami ikutkan/iringi
على atas
ءاثرهم jejak/belakang mereka
برسلنا dengan rasul-rasul Kami
وقفينا dan Kami ikutkan/iringkan
بعيسى dengan Isa
ابن anak
مريم Maryam
وءاتينه dan Kami berikannya
الإنجيل Injil
وجعلنا dan Kami jadikan
في dalam
قلوب hati
الذين orang-orang yang
اتبعوه mengikutinya
رأفة rasa satun
ورحمة dan kasih sayang
ورهبانية dan rahbaniyah/kependetaan
ابتدعوها mereka adakan
ما apa-apa
كتبنها Kami mewajibkannya
عليهم atas mereka
إلا kecuali
ابتغاء mencari
رضون keridaan
الله Allah
فما maka tidak
رعوها memeliharanya
حق sebenar-benarnya
رعايتها pemeliharaan
فءاتينا maka Kami berikan
الذين orang-orang yang
ءامنوا (mereka) beriman
منهم diantara mereka
أجرهم pahala mereka
وكثير dan kebanyakan
منهم dari mereka
فسقون orang-orang fasik

 
Surat Al-Mujadilah 58 Ayat 22

 

لا tidak
تجد akan mendapati
قوما suatu kaum
يؤمنون mereka beriman
بالله kepada Allah
واليوم dan hari
الاءخر akhir
يوادون mereka berkasih sayang
من siapa/orang
حاد ia menentang
الله Allah
ورسوله dan rasul-Nya
ولو walaupun
كانوا adalah mereka
ءاباءهم bapak-bapak mereka
أو atau
أبناءهم anak-anak mereka
أو atau
إخونهم saudara-saudara mereka
أو atau
عشيرتهم keluarga mereka
أولئك mereka itu
كتب (Allah) menetapkan
في dalam
قلوبهم hati mereka
الإيمن keimanan
وأيدهم dan Dia menguatkan mereka
بروح dengan roh pertolongan
منه dari pada-Nya
ويدخلهم dan Dia memasukkan mereka
جنت surga
تجري mengalir
من dari
تحتها bawahnya
الأنهر sungai-sungai
خلدين mereka kekal
فيها di dalamnya
رضي meridai
الله Allah
عنهم dari mereka
ورضوا dan mereka rida
عنه dari pada-Nya
أولئك mereka itu
حزب golongan
الله Allah
ألا ketahuilah
إن sesungguhnya
حزب golongan
الله Allah
هم mereka
المفلحون orang-orang yang beruntung

 
Surat Al-Hasr 59 Ayat 2

 
هو Dia
الذي yang
أخرج mengeluarkan
الذين orang-orang yang
كفروا (mereka) kafir
من dari
أهل ahli
الكتب kitab
من dari
ديرهم rumah/kampung mereka
لأول pada yang pertama
الحشر pengusiran
ما tidak
ظننتم menyangka
أن bahwa
يخرجوا mereka akan keluar
وظنوا dan menyangka
أنهم sesungguhnya mereka
مانعتهم mencegah/mempertahankan mereka
حصونهم benteng-benteng mereka
من dari
الله Allah
فأتهم maka mendatangkan pada mereka
الله Allah
من dari
حيث arah
لم tidak
يحتسبوا mengira
وقذف dan (Allah) mencampakkan
في pada
قلوبهم hati mereka
الرعب ketakutan
يخربون mereka meruntuhkan/memusnahkan
بيوتهم rumah-rumah mereka
بأيديهم dengan tangan mereka
وأيدي dengan tangan
المؤمنين orang-orang yang beriman
فاعتبروا maka ambillah pelajaran
يأولي Wahai yang ada
الأبصر pandangan

 

Surat Al-Hasr Ayat 10

 
والذين dan orang-orang yang
جاءو (mereka) datang
من dari
بعدهم sesudah mereka
يقولون mereka berkata
ربنا ya Tuhan kami
اغفر ampunilah
لنا bagi kami
ولإخوننا dan bagi saudara-saudara kami
الذين orang-orang yang
سبقونا (mereka) mendahului kami
بالإيمن dengan beriman
ولا dan tidak
تجعل Engkau jadikan
في dalam
قلوبنا hati kami
غلا kedengkian
للذين kepada orang-orang
ءامنوا yang beriman
ربنا ya Tuhan kami
إنك sesungguhnya Engkau
رءوف Maha Penyantun
رحيم Maha Penyayang

 

Surat Al-Hasr Ayat 14

 
لا tidak
يقتلونكم mereka memerangi kamu
جميعا semuanya/bersatu
إلا kecuali
في dalam
قرى kampung-kampung
محصنة berbenteng
أو atau
من dari
وراء belakang
جدر tembok
بأسهم kekuatan/permusuhan mereka
بينهم diantara mereka
شديد sangat/keras
تحسبهم kamu mengira
جميعا semuanya/bersatu
وقلوبهم dan hati mereka
شتى pecah-belah
ذلك demikian itu
بأنهم sesungguhnya mereka
قوم kaum
لا tidak
يعقلون mereka menggunakan akal

 

Surat As-Saff Ayat 5

 
وإذ apabila
قال berkata
موسى Musa
لقومه kepada kaumnya
يقوم قوم
لم mengapa
تؤذونني kamu menyakiti aku
وقد dan sesungguhnya
تعلمون kamu mengetahui
أني sesungguhnya aku
رسول rasul/utusan
الله Allah
إليكم kepadamu
فلما maka tatkala
زاغوا mereka berpaling
أزاغ memalingkan
الله Allah
قلوبهم hati mereka
والله dan Allah
لا tidak
يهدي menunjukkan
القوم kaum
الفسقين orang-orang yang fasik

 

Surat Al-Munafiqun 63 Ayat 3

 

ذلك demikian itu
بأنهم karena sesungguhnya mereka
ءامنوا mereka beriman
ثم kamudian
كفروا mereka kafir
فطبع lalu dikunci mati
على atas
قلوبهم hati-hati mereka
فهم maka mereka
لا tidak
يفقهون mengerti

 

Surat At-Taghabun 64 Ayat 11

 
ما tidak
أصاب menimpa
من dari
مصيبة musibah
إلا kecuali
بإذن dengan izin
الله Allah
ومن dan barangsiapa
يؤمن beriman
بالله kepada Allah
يهد Dia memberi petunjuk
قلبه hatinya
والله dan Allah
بكل dengan segala
شيء sesuatu
عليم Maha Mengetahui

 

Surat At-Tahrim 66 Ayat 4

 

إن jika
تتوبا kamu berdua bertaubat
إلى kepada
الله Allah
فقد maka sesungguhnya
صغت condong/cenderung
قلوبكما hati kamu berdua
وإن dan jika
تظهرا kamu berdua bantu-membantu
عليه atasnya/Nabi
فإن maka sesungguhnya
الله Allah
هو Dia
موله Pelindungnya
وجبريل dan Jibril
وصلح dan orang baik
المؤمنين orang-orang mu’min
والملئكة dan malaikat
بعد sesudah
ذلك demikian/itu
ظهير pembantu/penolong

 

Surat Al-Muddaththir 74 Ayat 31

 
وما dan tidak
جعلنا Kami jadikan
أصحب penghuni/penjaga/sahabat
النار neraka
إلا kecuali
ملئكة malaikat
وما dan tidak
جعلنا Kami jadikan
عدتهم bilangan mereka
إلا kecuali
فتنة fitnah/cobaan
للذين bagi orang-orang yang
كفروا (mereka) kafir
ليستيقن supaya meyakini
الذين orang-orang yang
أوتوا (mereka) diberi
الكتب Kitab
ويزداد dan bertambah
الذين orang-orang yang
ءامنوا (mereka) beriman
إيمنا keimanan
ولا dan tidak
يرتاب ragu-ragu
الذين orang-orang yang
أوتوا (mereka) diberi
الكتب Kitab
والمؤمنون dan orang-orang yang beriman
وليقول dan supaya mengatakan
الذين orang-orang yang
في dalam
قلوبهم hati mereka
مرض penyakit
والكفرون dan orang-orang kafir
ماذا apakah
أراد menghendaki
الله Allah
بهذا dengan ini
مثلا perumpamaan
كذلك demikianlah
يضل menyesatkan
الله Allah
من siapa/orang
يشاء Dia kehendaki
ويهدي dan Dia memberi petunjuk
من siapa/orang
يشاء Dia kehendaki
وما dan tidak
يعلم mengetahui
جنود bala tentara
ربك Tuhanmu
إلا kecuali
هو Dia
وما dan tidaklah
هي ia
إلا kecuali
ذكرى peringatan
للبشر bagi manusia

 

Surat An-Nazi’at 79 Ayat 8

 

قلوب hati-hati
يومئذ pada hari itu
واجفة berdebar/sangat takut

 

Surat Al-Mutaffifin 83 Ayat 14
كلا sekali-kali jangan/tidak
بل bahkan
ران menutup
على atas
قلوبهم hati mereka
ما apa
كانوا adalah mereka
يكسبون mereka usahakan

 

FIRMAN YANG TERKAIT DENGAN HATI / DADA (SUDUR)

FIRMAN YANG TERKAIT DENGAN HATI (SUDUR)
 

Surat Al-Imran Ayat 29

 

قل katakanlah
إن jika
تخفوا kamu menyembunyikan
ما apa
في di dalam
صدوركم dadamu/hatimu
أو atau
تبدوه kamu lahirkannya
يعلمه pasti mengetahuinya
الله Allah
ويعلم dan Dia mengetahui
ما apa
في di
السموت langit
وما dan apa
في di
الأرض bumi
والله dan Allah
على atas
كل segala
شيء sesuatu
قدير Maha Kuasa
Surat Al-Imran Ayat 118

 

يأيها wahai
الذين orang-orang yang
ءامنوا (mereka) beriman
لا jangan
تتخذوا kamu mengambil
بطانة teman akrab
من dari
دونكم selain kamu/diluar golonganmu
لا tidak
يألونكم mereka henti-hentinya kepadamu
خبالا menarik/menimbulkan kemudharatan
ودوا dan mereka menginginkan
ما apa
عنتم menyusahkan kamu
قد sungguh
بدت telah nyata
البغضاء kebencian
من dari
أفوههم mulut mereka
وما dan apa
تخفي disembunyikan
صدورهم dada/hati mereka
أكبر lebih besar
قد sungguh
بينا kami telah menerangkan
لكم bagimu/kepadamu
الءايت ayat-ayat
إن jika
كنتم adalah kamu
تعقلون kamu menggunakan akal/memahami

 

Surat Al-Imran Ayat 119

 

هأنتم kamu ini
أولاء beginilah
تحبونهم kamu menyukai mereka
ولا dan tidak
يحبونكم mereka menyukai kamu
وتؤمنون dan kamu beriman
بالكتب dengan/kepada Kitab
كله semuanya
وإذا dan apabila
لقوكم mereka menjumpai kamu
قالوا mereka berkata
ءامنا kami beriman
وإذا dan apabila
خلوا mereka menyendiri
عضوا mereka menggigit
عليكم atas/kepadamu
الأنامل jari-jari
من dari
الغيظ kemarahan/kebencian
قل katakanlah
موتوا matilah kamu
بغيظكم dengan kemarahanmu
إن sesungguhnya
الله Allah
عليم Maha Mengetahui
بذات dengan yang ada di dalam
الصدور dada/hati

 
Surat Al-Imran Ayat 154

 

ثم kemudian
أنزل (Allah) menurunkan
عليكم atas/kepada kamu
من dari
بعد sesudah/setelah
الغم bersedih hati
أمنة ketentraman
نعاسا kantuk
يغشى (ia) meliputi
طائفة segolongan
منكم dari padamu
وطائفة dan segolongan
قد sungguh
أهمتهم mencemaskan mereka
أنفسهم diri mereka sendiri
يظنون mereka menduga
بالله dengan/kepada Allah
غير tanpa/tidak
الحق benar
ظن dugaan/sangkaan
الجهلية orang-orang jahiliyah
يقولون mereka berkata
هل apakah
لنا bagi kami
من dari
الأمر urusan ini
من dari
شيء sesuatu
قل katakanlah
إن sesungguhnya
الأمر urusan ini
كله seluruhnya
لله bagi/di tangan Allah
يخفون mereka menyembunyikan
في dalam
أنفسهم diri mereka
ما apa
لا tidak
يبدون mereka terangkan
لك bagimu/kepadamu
يقولون mereka berkata
لو sekiranya
كان adalah
لنا bagi kami
من dari
الأمر urusan ini
شيء barang sesuatu
ما tidak
قتلنا kami dibunuh
ههنا di sini
قل katakanlah
لو sekiranya
كنتم kamu adalah
في dalam
بيوتكم rumahmu
لبرز niscaya tampak
الذين orang-orang yang
كتب ditetapkan
عليهم atas mereka
القتل terbunuh
إلى sampai
مضاجعهم pembaringan mereka
وليبتلي dan karena hendak mencoba
الله Allah
ما apa
في di dalam
صدوركم dada kamu
وليمحص dan karena Dia hendak membersihkan
ما apa
في di dalam
قلوبكم hati kamu
والله dan Allah
عليم Maha Mengetahui
بذات pada/dalam isi
الصدور dada/hati

 
Surat Al-An’am Ayat 125

 

فمن maka barang siapa
يرد menghendaki
الله Allah
أن bahwa
يهديه memberikan petunjukNya
يشرح Dia melapangkan
صدره dadanya
للإسلم untuk Islam
ومن dan barang siapa
يرد Dia kehendaki
أن bahwa
يضله Dia menyesatkannya
يجعل Dia akan menjadikan
صدره dadanya
ضيقا sempit
حرجا kesukaran
كأنما seakan-akan
يصعد ia mendaki
في di/ke
السماء langit
كذلك demikianlah
يجعل menjadikan
الله Allah
الرجس kekejian
على atas
الذين orang-orang yang
لا tidak
يؤمنون mereka beriman

 
Surat AN-Nisa Ayat 90

إلا kecuali
الذين orang-orang yang
يصلون (mereka) mengadakan hubungan
إلى kepada
قوم kaum
بينكم antara kamu
وبينهم dan antara mereka
ميثق perjanjian
أو atau
جاءوكم mereka datang kepadamu
حصرت terkepung/merasa berat
صدورهم dada/hati mereka
أن akan
يقتلوكم mereka membunuh kamu
أو atau
يقتلوا mereka memerangi
قومهم kaum mereka
ولو dan kalau
شاء menghendaki
الله Allah
لسلطهم tentu memberi kekuasaan kepada mereka
عليكم atas kamu
فلقتلوكم maka pasti mereka memerangi kamu
فإن maka/tetapi jika
اعتزلوكم mereka membiarkan kamu
فلم maka tidak
يقتلوكم mereka memerangi kamu
وألقوا dan mereka mengemukakan
إليكم kepadamu
السلم perdamaian
فما maka tidak
جعل menjadikan
الله Allah
لكم bagimu
عليهم atas mereka
سبيلا jalan

 
Surat Al-A’raf Ayat 2

كتب Kitab
أنزل diturunkan
إليك kepadamu
فلا maka janganlah
يكن ada
في dalam
صدرك dadamu
حرج kesempitan
منه daripadanya
لتنذر supaya kamu memberi peringatan
به dengannya
وذكرى dan pelajaran
للمؤمنين bagi orang-orang yang beriman

 
Surat Hud Ayat 77

ولما dan tatkala
جاءت datang
رسلنا utusan-utusan Kami
لوطا Luth
سيء dia merasa susah
بهم dengan mereka
وضاق dan dia merasa sempit
بهم dengan mereka
ذرعا dada
وقال dan dia berkata
هذا ini
يوم hari
عصيب amat sulit

 
Surat Hud Ayat 12

فلعلك maka boleh jadi kamu
تارك meninggalkan
بعض sebagian
ما apa
يوحى diwahyukan
إليك kepadamu
وضائق dan sempit
به dengannya/karenanya
صدرك dadamu
أن bahwa
يقولوا mereka mengatakan
لولا mengapa tidak
أنزل diturunkan
عليه atasnya/kepadanya
كنز perbendaharaan/kekayaan
أو atau
جاء datang
معه bersama dia
ملك seorang malaikat
إنما sesungguhnya hanyalah
أنت kamu
نذير seorang pemberi peringatan
والله dan Allah
على atas
كل segala
شيء sesuatu
وكيل Pemelihara

 
Surat Hud Ayat 5

 

ألا ingatlah
إنهم sesungguhnya mereka
يثنون mereka membusungkan
صدورهم dada mereka
ليستخفوا untuk menyembunyikan diri
منه daripadanya
ألا ingatlah
حين di waktu
يستغشون mereka menyelimuti diri
ثيابهم pakaian mereka
يعلم (Allah) mengetahui
ما apa
يسرون mereka sembunyikan
وما dan apa
يعلنون mereka lahirkan
إنه sesungguhnya Dia/Allah
عليم Maha Mengetahui
بذات dengan yang ada/isi
الصدور dada/hati

 
Surat Yunus 10 Ayat 57

يأيها wahai
الناس manusia
قد sungguh
جاءتكم telah datang kepadamu
موعظة pelajaran
من dari
ربكم Tuhanmu
وشفاء dan penyembuh/penawar
لما bagi apa (penyakit)
في dalam
الصدور dada
وهدى dan petunjuk
ورحمة dan rahmat
للمؤمنين bagi orang-orang yang beriman

 
Surat At-Taubah 9 Ayat 14

قتلوهم perangilah mereka
يعذبهم akan mengazab mereka
الله Allah
بأيديكم dengan tangan-tanganmu
ويخزهم dan Dia akan menghinakan mereka
وينصركم dan Dia akan menolong kamu
عليهم atas mereka
ويشف dan Dia akan mengobati/melegakan
صدور dada/hati
قوم kaum
مؤمنين orang-orang yang beriman

 
Surat Al-Anfal 8 Ayat 43

إذ ketika
يريكهم menampakkan mereka kepadamu
الله Allah
في di dalam
منامك mimpimu
قليلا sedikit
ولو dan sekiranya
أريكهم (Allah) menampakkan mereka kepadamu
كثيرا banyak
لفشلتم pasti kamu menjadi gentar
ولتنزعتم dan pasti kamu berbantah-bantahan
في dalam
الأمر urusan
ولكن akan tetapi
الله Allah
سلم telah menyelamatkan
إنه sesungguhnya Dia
عليم Maha Mengetahui
بذات dengan segala isi
الصدور dada/hati

 
Surat Al-A’raf 7 Ayat 43

 

ونزعنا dan Kami telah mencabut
ما apa
في di dalam
صدورهم dada mereka
من dari
غل dendam/kedengkian
تجري mengalir
من dari
تحتهم bawah mereka
الأنهر sungai-sungai
وقالوا dan mereka berkata
الحمد segala puji
لله bagi Allah
الذي yang
هدينا telah menunjuki kami
لهذا kepada ini
وما dan tidaklah
كنا kami adalah
لنهتدي kami akan mendapat petunjuk
لولا jika tidak
أن bahwa
هدينا memberi kami petunjuk
الله Allah
لقد sesungguhnya
جاءت telah datang
رسل Rasul-Rasul
ربنا Tuhan kami
بالحق dengan kebenaran
ونودوا dan mereka diserukan
أن bahwa
تلكم itulah
الجنة surga
أورثتموها diwariskannya
بما dengan apa
كنتم adalah kamu
تعملون kamu kerjakan

 
Surat Al-Hijr 15 Ayat 47

 

ونزعنا dan Kami cabut/hilangkan
ما apa
في didalam
صدورهم dada/hati mereka
من dari
غل rasa dengki
إخونا bersaudara
على diatas
سرر dipan
متقبلين mereka berhadap-hadapan

 
Surat An-Nahl 16 Ayat 106

 

من barang siapa
كفر kafir
بالله kepada Allah
من dari
بعد sesudah
إيمنه imannya
إلا kecuali
من orang
أكره dipaksa
وقلبه dan hatinya
مطمئن tenteram
بالإيمن dengan iman
ولكن akan tetapi
من barang siapa
شرح melapangkan
بالكفر dengan kakafiran
صدرا dada
فعليهم maka atas mereka
غضب kemurkaan
من dari
الله Allah
ولهم dan bagi mereka
عذاب azab
عظيم besar

 
Surat Al-Isra 17 Ayat 51

أو atau
خلقا suatu makhluk
مما dari apa/makhluk
يكبر besar
في dalam
صدوركم dadamu/menurut fikiranmu
فسيقولون maka mereka akan berkata/bertanya
من siapa
يعيدنا mengembalikan kami
قل katakanlah
الذي yang
فطركم menciptakan kamu
أول pertama
مرة kali
فسينغضون lalu mereka menggeleng-gelengkan
إليك kepadamu
رءوسهم kepala mereka
ويقولون dan mereka berkata/bertanya
متى kapan
هو ia/itu
قل katakanlah
عسى mudah-mudahan
أن bahwa
يكون adalah ia
قريبا dekat

 
Surat Taha 20 Ayat 25

 

قال (Musa) berkata
رب ya Tuhanku
اشرح Lapangkanlah
لي untukku
صدري dadaku

 
Surat Al-Hajj Ayat 46

 

أفلم maka apakah tidak
يسيروا mereka berjalan
في di
الأرض muka bumi
فتكون maka adalah
لهم bagi mereka (mempunyai)
قلوب hati
يعقلون mereka memahami
بها dengannya/dengan itu
أو atau
ءاذان telinga
يسمعون mereka mendengar
بها dengannya/dengan itu
فإنها maka sesungguhnya ia
لا tidak
تعمى buta
الأبصر pandangan/mata
ولكن akan tetapi
تعمى buta
القلوب hati
التي yang
في di
الصدور dalam dada

 
Surat An-Nur 24 Ayat 31

وقل dan katakanlah
للمؤمنت kepada wanita-wanita yang beriman
يغضضن mereka menutup/menahan
من dari
أبصرهن pandangan mereka
ويحفظن dan mereka menjaga
فروجهن kemaluan mereka
ولا dan jangan
يبدين mereka menampakkan
زينتهن perhiasan mereka
إلا kecuali
ما apa
ظهر yang nampak
منها dari padanya
وليضربن dan hendaklah mereka menutupkan
بخمرهن dengan kerudung mereka
على atas
جيوبهن dada mereka جيب
ولا dan jangan
يبدين mereka menampakkan
زينتهن perhiasan mereka
إلا kecuali
لبعولتهن kepada suami mereka
أو atau
ءابائهن ayah-ayah mereka
أو atau
ءاباء ayah-ayah
بعولتهن suami mereka
أو atau
أبنائهن anak-anak mereka
أو atau
أبناء anak-anak
بعولتهن suami mereka
أو atau
إخونهن saudara laki-laki mereka
أو atau
بني anak laki-laki
إخونهن saudara laki-laki mereka
أو atau
بني anak laki-laki
أخوتهن saudara wanita mereka
أو atau
نسائهن wanita-wanita (sesamanya)
أو atau
ما apa
ملكت yang memiliki
أيمنهن budak-budak mereka
أو atau
التبعين pengikut/pelayan-pelayan mereka
غير tidak
أولي mempunyai
الإربة keinginan
من dari
الرجال laki-laki
أو atau
الطفل anak-anak kecil
الذين (anak-anak) yang
لم tidak
يظهروا terang/mengerti
على atas
عورت aurat
النساء wanita-wanita
ولا dan jangan
يضربن mereka memukulkan
بأرجلهن dengan kaki mereka
ليعلم agar diketahui
ما apa
يخفين mereka sembunyikan
من dari
زينتهن perhiasan mereka
وتوبوا dan bertaubatlah
إلى kepada
الله Allah
جميعا semuanya
أيه hai
المؤمنون orang-orang yang beriman
لعلكم supaya kamu
تفلحون kamu beruntung

 
Surat Ash-Shu’ara 26 Ayat 13

 

ويضيق dan menjadi sempit
صدري dadaku
ولا dan tidak
ينطلق dapat berbicara/berkata
لساني lisanku
فأرسل maka utuslah
إلى kepada
هرون Harun

 
Surat An-Naml 27 Ayat 74

 

وإن dan sesungguhnya
ربك Tuhanmu
ليعلم benar-benar mengetahui
ما apa
تكن yang disembunyikan
صدورهم dada mereka/hati mereka
وما dan apa yang
يعلنون mereka nyatakan

 
Surat Al-Qasas 28 Ayat 69

 

وربك dan Tuhanmu
يعلم Dia mengetahui
ما apa
تكن yang menyembunyikan
صدورهم dada mereka
وما dan apa
يعلنون mereka lahirkan

 
Surat Al-‘Ankabut 29 Ayat 10

 

ومن dan diantara
الناس manusia
من orang
يقول dia berkata
ءامنا kami beriman
بالله dengan/kepada Allah
فإذا maka apabila
أوذي dia disakiti
في pada
الله Allah
جعل dia jadikan
فتنة fitnah
الناس manusia
كعذاب seperti azab
الله Allah
ولئن dan jika
جاء datang
نصر pertolongan
من dari
ربك Tuhanmu
ليقولن pasti mereka berkata
إنا sesungguhnya kami
كنا adalah kami
معكم beserta kamu
أوليس ataukah bukan
الله Allah
بأعلم dengan lebih mengetahui
بما dengan/terhadap
في dalam
صدور dada
العلمين semesta alam (manusia)

 
Surat Al-‘Ankabut 29 Ayat 49

 

بل bahkan/tetapi
هو ia (Al-Qur’an)
ءايت ayat-ayat
بينت yang nyata
في di dalam
صدور dada
الذين orang-orang yang
أوتوا (mereka) diberi
العلم ilmu
وما dan tidak
يجحد mengingkari/membantah
بءايتنا pada ayat-ayat Kami
إلا kecuali
الظلمون orang-orang yang zalim

 
Surat Luqman 31 Ayat 23

 

ومن dan barang siapa yang
كفر kafir
فلا maka jangan
يحزنك menyusahkan kamu
كفره kekafirannya
إلينا kepada Kami
مرجعهم tempat kembali mereka
فننبئهم lalu Kami jelaskan kepada mereka
بما tentang apa
عملوا mereka kerjakan
إن sesungguhnya
الله Allah
عليم Maha Mengetahui
بذات dengan yang ada
الصدور dada

 
Surat Fatir/Al-Malaikah 35 Ayat 38

 

إن sesungguhnya
الله Allah
علم mengetahui
غيب keghaiban
السموت langit
والأرض dan bumi
إنه sesungguhnya Dia
عليم Maha Mengetahui
بذات dengan yang ada
الصدور dalam dada/hati

 
Surat Az-Zumar 39 Ayat 7

 

إن jika
تكفروا kamu ingkar/kafir
فإن maka sesungguhnya
الله Allah
غني Maha Kaya/tidak membutuhkan
عنكم dari kamu
ولا dan tidak
يرضى ridha/menyukai
لعباده kepada hamba-hamba-Nya
الكفر ingkar/kafir
وإن dan jika
تشكروا kamu bersyukur
يرضه Dia ridha/menyukai
لكم pada kamu
ولا dan tidak
تزر memilkul dosa
وازرة seorang yang berdosa
وزر dosa
أخرى yang lain
ثم kemudian
إلى kepada
ربكم Tuhanmu
مرجعكم tempat kembalimu
فينبئكم lalu Dia menerangkan kepadamu
بما dengan/terhadap apa
كنتم adalah kamu
تعملون kamu kerjakan
إنه sesungguhnya Dia
عليم Maha Mengetahui
بذات dengan isi
الصدور dada

 
Surat Az-Zumar 39 Ayat 22

 

أفمن apakah maka orang
شرح melapangkan
الله Allah
صدره dadanya
للإسلم untuk Islam
فهو maka dia
على atas
نور cahaya
من dari
ربه Tuhannya
فويل maka kecelakaanlah
للقسية bagi yang keras/membatu
قلوبهم hati mereka
من dari
ذكر mengingat
الله Allah
أولئك mereka itu
في dalam
ضلل kesesatan
مبين nyata

 
Surat Al-Ghafir/Al-Mu’min 40 Ayat 19

 

يعلم Dia mengetahui
خائنة khianat
الأعين mata
وما dan apa
تخفي disembunyikan
الصدور dada(hati)

 
Surat Al-Ghafir/Al-Mu’min 40 Ayat 56

 

إن sesungguhnya
الذين orang-orang yang
يجدلون mereka membantah
في pada
ءايت ayat-ayat
الله Allah
بغير dengan tanpa
سلطن kekuasaan/alasan
أتهم ia datang pada mereka
إن tidak ada
في dalam
صدورهم dada mereka
إلا kecuali
كبر kebesaran
ما tidaklah
هم mereka
ببلغيه mencapainya
فاستعذ maka berlindunglah
بالله kepada Allah
إنه sesungguhnya Dia
هو Dia
السميع Maha Mendengar
البصير Maha Melihat

 
Surat Al-Ghafir/Al-Mu’min 40 Ayat 80

 

ولكم dan untuk kamu
فيها padanya
منفع beberapa manfaat
ولتبلغوا dan supaya kamu mencapai
عليها atasnya
حاجة keperluan
في dalam
صدوركم dada kamu
وعليها dan diatasnya
وعلى dan di atas
الفلك perahu
تحملون kamu di bawa/ di angkut

 
Surat Ash-Shura 42 Ayat 24

 

أم atau
يقولون mereka mengatakan
افترى dia mengada-adakan
على terhadap
الله Allah
كذبا dusta
فإن maka jika
يشأ menghendaki
الله Allah
يختم Dia menutup
على atas
قلبك hatimu
ويمح dan menghapuskan
الله Allah
البطل bathil
ويحق dan Dia membenarkan
الحق benar
بكلمته dengan kalimat-kalimat-Nya
إنه sesungguhnya Dia
عليم Maha Mengetahui
بذات dengan yang ada
الصدور dada

 
Surat Al-hadid 57 Ayat 6

 

يولج Dia memasukkan
اليل malam
في pada
النهار siang
ويولج dan Dia memasukkan
النهار siang
في pada
اليل malam
وهو dan Dia
عليم mengetahui
بذات dengan yang ada
الصدور dada

 
Surat Al-Hasr 59 Ayat 9

 

والذين dan orang-orang yang
تبوءو (mereka)menempati
الدار rumah/kampung (kota)
والإيمن dan keimanan
من dari
قبلهم sebelum mereka
يحبون dan mereka mencintai
من orang-orang
هاجر hijrah/pindah
إليهم kepada mereka
ولا dan tidak
يجدون mendapati/menaruh
في pada
صدورهم dada mereka
حاجة hajat/keinginan
مما terhadap apa
أوتوا mereka diberi
ويؤثرون dan mereka mengutamakan
على atas
أنفسهم diri mereka sendiri
ولو walaupun
كان adalah
بهم mereka
خصاصة kepapaan/kesusahan
ومن dan barang siapa
يوق dipelihara
شح kekikiran
نفسه dirinya
فأولئك maka mereka itu
هم mereka
المفلحون orang-orang yang beruntung

 
Surat Al-Hasr 59 Ayat 13

 

لأنتم sungguh kamu
أشد sangat/lebih
رهبة ketakutan/ditakuti
في dalam
صدورهم dada mereka
من dari
الله Allah
ذلك demikian itu
بأنهم sesungguhnya mereka
قوم kaum
لا tidak
يفقهون mengerti

 
Surat At-Taghabun 64 Ayat 4

 

يعلم Dia mengetahui
ما apa
في di
السموت langit
والأرض dan bumi
ويعلم dan Dia mengetahui
ما apa
تسرون kamu rahasiakan
وما dan apa
تعلنون kamu nyatakan
والله dan Allah
عليم Maha Mengetahui
بذات dengan yang ada
الصدور dada

 
Surat Al-Mulk 67 Ayat 13

 

وأسروا dan rahasiakanlah
قولكم perkataanmu
أو atau
اجهروا keraskanlah
به dengannya
إنه sesungguhnya Dia
عليم Maha mengetahui
بذات dengan yang ada
الصدور dada

 
Surat At-Tariq 86 Ayat 7

 

يخرج ia keluar
من dari
بين antara
الصلب tulang belakang
والترائب dan tulang dada ترب

 

 

Surat Ash-Sharh 94 Ayat 1

 

ألم apakah tidak/bukankah
نشرح Kami melapangkan
لك bagimu
صدرك dadamu

 
Surat Al-‘Adiyat 100 Ayat 10

 

وحصل dan dilahirkan
ما apa
في dalam
الصدور dada

 
Surat An-Nas 114 Ayat 5

 

الذي yang
يوسوس membisik-bisikan
في dalam
صدور dada
الناس manusia

AYAT AYAT YANG TERKAIT DENGAN HATI (FU’ADA)

AYAT AYAT YANG TERKAIT DENGAN HATI (FU’ADA)
Surat Al-An’am 6 Ayat 110
ونقلب dan Kami memutar balikkan
أفئدتهم hati mereka
وأبصرهم dan penglihatan mereka
كما sebagaimana
لم tidak
يؤمنوا mereka beriman
به dengannya/kepadanya
أول pertama
مرة kali
ونذرهم dan Kami biarkan mereka
في dalam
طغينهم kedurhakaan/kesesatan mereka
يعمهون mereka kebingungan

Surat Al-An’am Ayat 113
ولتصغى dan supaya cenderung
إليه kepadanya (bisikan)
أفئدة hati
الذين orang-orang yang
لا tidak
يؤمنون beriman
بالاءخرة kepada hari akhirat
وليرضوه dan supaya senang kepadanya
وليقترفوا dan supaya mereka kerjakan
ما apa
هم mereka
مقترفون orang-orang yang mengerjakan
Surat Ibramim 14 Ayat 37
ربنا ya Tuhan kami
إني sesungguhnya aku
أسكنت aku menempatkan
من dari
ذريتي anak-cucuku/keturunanku
بواد di lembah
غير tidak
ذي mempunyai
زرع tanaman
عند di sisi/di dekat
بيتك rumah Engkau
المحرم dihormati
ربنا ya Tuhan kami
ليقيموا agar mereka mendirikan
الصلوة sholat
فاجعل maka jadikanlah
أفئدة hati
من dari
الناس manusia
تهوي cenderung
إليهم kepada mereka
وارزقهم dan beri rezkilah mereka
من dari
الثمرت buah-buahan
لعلهم agar mereka
يشكرون mereka bersyukur

Surat Ibramim Ayat 43
مهطعين mereka bergegas
مقنعي tengadah/angkat muka
رءوسهم kepala mereka
لا tidak
يرتد berkedip
إليهم kepada mereka
طرفهم ujung/mata mereka
وأفئدتهم dan hati mereka
هواء kosong
Surat An-Nahl 16 Ayat 78
والله dan Allah
أخرجكم mengeluarkan kamu
من dari
بطون perut
أمهتكم ibu-ibu kamu
لا tidak
تعلمون kamu mengetahui
شيءا sesuatu
وجعل dan Dia jadikan (berikan)
لكم bagimu
السمع pendengaran
والأبصر dan penglihatan
والأفئدة dan hati
لعلكم agar kamu
تشكرون kamu bersyukur
Surat Al-Isra 17 Ayat 36
ولا dan jangan
تقف kamu mengikuti
ما apa
ليس yang tidak ada
لك bagimu
به dengannya/tentangnya
علم pengetahuan
إن sesungguhnya
السمع pendengaran
والبصر dan penglihatan
والفؤاد dan hati
كل tiap-tiap/semuanya
أولئك mereka/itu
كان adalah
عنه dari padanya/tentang itu
مسئولا ditanya

Surat Al-Mu’minun 23 Ayat 78
وهو dan Dia
الذي yang
أنشأ mengadakan/menciptakan
لكم untukmu
السمع pendengaran
والأبصر dan penglihatan
والأفئدة dan hati
قليلا sedikit
ما apa-apa
تشكرون bersyukur
Surat Al-Furqan 25 Ayat 32
وقال dan berkata
الذين orang-orang yang
كفروا (mereka) kafir
لولا mengapa tidak
نزل diturunkan
عليه atasnya/kepadanya
القرءان Al-Qur’an
جملة jumlah
وحدة satu/sekaligus
كذلك demikianlah
لنثبت karena Kami hendak meneguhkan
به dengannya
فؤادك hatimu
ورتلنه dan Kami membacakannya
ترتيلا Secara tartil
Surat Al-Qasas 28 Ayat 10
وأصبح dan menjadi
فؤاد hati
أم ibu
موسى Musa
فرغا kosong
إن sungguh
كادت ia hampir
لتبدي ia menyatakan
به dengannya
لولا jika tidak
أن bahwa
ربطنا Kami teguhkan
على atas
قلبها hatinya
لتكون supaya ia adalah
من dari/termasuk
المؤمنين orang-orang yang beriman

Surat As-Sajdah 32 Ayat 9
ثم kemudian
سويه Dia menyempurnakannya
ونفخ dan Dia meniupkan
فيه kedalamnya
من dari
روحه ruh-Nya
وجعل dan Dia menjadikan
لكم bagi kamu
السمع pendengaran
والأبصر dan penglihatan
والأفءدة dan hati
قليلا sedikit sekali
ما apa
تشكرون kamu bersyukur

Surat Al-Ahqaf 46 Ayat 26
ولقد dan sesungguhnya
مكنهم Kami meneguhkan kedudukan mereka
فيما di dalam hal
إن tidak
مكنكم Kami meneguhkan kedudukanmu
فيه dalam hal itu
وجعلنا dan Kami jadikan
لهم bagi mereka
سمعا pendengaran
وأبصرا dan penglihatan
وأفئدة dan hati
فما tetapi tidak
أغنى berguna
عنهم bagi mereka
سمعهم pendengaran mereka
ولا dan tidak
أبصرهم penglihatan mereka
ولا dan tidak
أفئدتهم hati mereka
من dari
شيء sesuatu/sedikitpun
إذ ketika
كانوا adalah mereka
يجحدون mereka mengingkari
بءايت terhadap ayat-ayat
الله Allah
وحاق dan meliputi
بهم pada mereka
ما apa yang
كانوا mereka adalah
به dengannya
يستهزءون mereka memperolok-olok
Surat An-Najm 53 Ayat 11
ما tidak
كذب mendustakan
الفؤاد hati itu
ما apa
رأى dia lihat
Surat Al-Mulk 67 Ayat 23
قل katakanlah
هو Dia
الذي yang
أنشأكم menumbuhkan/menciptakan kamu
وجعل dan menjadikan
لكم bagi kamu
السمع pendengaran
والأبصر dan penglihatan
والأفئدة dan hati
قليلا sedikit
ما apa
تشكرون kamu bersyukur
Surat Al-Humazah 104 Ayat 7
التي yang
تطلع naik
على ke atas/sampai
الأفئدة hati