Presiden Korea Selatan Minta Maaf

image_pdf

SouthKorea_2337618b

Presiden Korea Selatan Minta Maaf
Seoul | Thu, 05 Feb 2015

PRESIDEN Korea Selatan Lee Myung-Bak meminta maaf kepada rakyatnya terkait kes korupsi mengejutkan yang melibatkan kakak kandung presiden dan para pembantu terdekatnya.

“Saya menundukkan kepala saya dan meminta maaf karena membuat masyarakat prihatin akibat insiden ini,‘ kata Lee dalam pidato singkat yang disiarkan televisyen khidmat, Selasa (24/7).

“Saya sedih sekali… sangat disesalkan hal-hal seperti ini terjadi di kalangan orang-orang yang begitu dekat dengan saya.‘

Lee menambahkan bahwa ia bertanggung jawab dalam kes ini dan siap menerima konsekuensinya. “Saya tidak mau menyalahkan orang lain. Ini adalah kesalahan saya juga. Saya siap jika harus menanggung akibatnya.”

Insiden tersebut mencoreng citra Lee di tahun terakhir dari lima tahun masa jawatannya, meskipun pemimpin konservatif itu tidak terlibat secara pribadi di dalamnya. Tetapi, para penganalisa mengatakan kes korupsi ini pun tidak akan berimpak besar pada partii Lee, Parti Nasional Raya.

“Kes ini tidak akan memiliki kesan signifikan pada pilihanraya umum, karena parti telah menjauhkan diri dari presiden, seolah-olah mereka tidak terkait satu sama lain sama sekali,‘ kata Profesor Lee Junhan di Universitas Incheon kepada pejabat berita AFP.

Selain itu, Lee secara konstitusional tidak diperbolehkan untuk mara bagi tempoh perlantikan kedua pada pemilihan presiden yang akan diadakan Disember mendatang.

Kakak kandung Lee, Lee Sang-Deuk ditangkap dan ditahan awal bulan ini dengan tuduhan korupsi. Hakim menuduh mantan anggota parlimen berusia 76 tahun itu menerima 600 juta won (US$ 525.000) dari pengarah dua bank tabungan yang bermasalah antara tahun 2007 dan 2011, untuk menghindari audit dan hukuman. Para nasabah bank yang marah melemparkan telur ke arah Lee Sang Deuk ketika ia tiba di pengadilan Isnin lalu.

Beberapa pembantu terdekat presiden, termasuk seorang mantan pejabat tinggi komunikasi Choi Lihat-Jung, mantan wakil menteri kebudayaan Shin Jae-Min dan mantan wakil menteri ekonomi pengetahuan Park Young-Joon, juga telah ditangkap atas tuduhan korupsi.

Lee Sang Deuk diyakini memberikan kontribusi besar untuk kemenangan saudaranya pada pemilu 2007. Tetapi pengkritik mengatakan ia telah terlalu jauh ikut campur dalam urusan negara begitu saudaranya berkuasa.

Korupsi yang melibatkan keluarga terdekat juga menimpa tiga presiden sebelum Lee – Roh Moo-Hyun, Kim Dae-Jung dan Kim Young-Sam. Pada Mei 2009, Roh membunuh diri dengan terjun dari tebing setelah dia diperiksa sebagai tertuduh dalam kes korupsi bernilai jutaan dolar. Roh meminta maaf atas keterlibatan keluarganya tapi tidak pernah mengakui dirinya bersalah.

Sementara Lee telah beberapa kali menyampaikan permintaan maaf kepada umum selama menjadi presiden. “Dia selangkah lebih maju karena permintaan maaf perlu untuk kebaikan parti, dirinya sendiri, dan rakyat,‘ kata Profesor Lee.

“Namun, ia akan memerlukan permintaan maaf lebih besar jika penyelidikan (terhadap saudaranya) membuktikan bahwa tuduhan korupsi itu benar. Akan lebih baik jika ia mendesak bahwa penyelidikan dilakukan secara telus, selain meminta maaf kepada rakyat,‘ tambah Lee.

(Reuters/AFP/Cininta)

MESEJ BESAR:

Alangkah baiknya jika pemimpin kita juga bertanggungjawab dan berlapang dada untuk meminta maaf begini.

Promosikan budaya memohon maaf dan beristighfar

by RUMAH PENGASIH WARGA PRIHATIN

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengesahan Pengguna *